CIMAHI, INAKOR.ID – Wali Kota Cimahi, Letkol (Purn.) Ngatiyana, S.A.P., secara resmi melepas kontingen Kota Cimahi yang akan berlaga pada Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (Porsadin) VIII Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2026. Kegiatan pelepasan berlangsung di Aula Gedung A Pemerintah Kota Cimahi, Jumat (23/10/2026).
Dalam sambutannya, Ngatiyana menegaskan bahwa santri madrasah diniyah tidak hanya memiliki fondasi keagamaan dan akidah yang kuat, tetapi juga menyimpan potensi besar dalam bidang akademik, seni, dan olahraga.
Menurutnya, Porsadin menjadi wadah bagi para santri untuk menunjukkan kemampuan, kreativitas, serta kepercayaan diri dalam berkompetisi sekaligus memperkuat karakter dan nilai-nilai keislaman.
“Melalui Porsadin, kita melihat bahwa santri juga mampu berpikir cerdas, berkarya secara kreatif, berkomunikasi dengan percaya diri, dan berkompetisi secara sportif. Inilah generasi yang kita harapkan: kuat imannya, baik akhlaknya, luas wawasannya, dan mampu berprestasi,” ujar Ngatiyana.
Kontingen Kota Cimahi yang diberangkatkan pada ajang Porsadin VIII Tingkat Jawa Barat tahun ini terdiri atas 21 santri peserta lomba dan 11 official. Mereka akan mengikuti 12 mata lomba yang mencakup bidang akademik, seni, hingga olahraga.
Ngatiyana berpesan agar seluruh peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menunjukkan kemampuan terbaik dan mengharumkan nama Kota Cimahi di tingkat provinsi.
Ia menyampaikan tiga pesan utama kepada para santri yang akan bertanding. Pertama, peserta harus percaya diri, berani bersaing, dan berjuang maksimal untuk meraih prestasi terbaik.
Kedua, para santri diminta senantiasa menjaga akhlak dan menjunjung tinggi sportivitas, baik ketika meraih kemenangan maupun saat menghadapi kekalahan. Sikap rendah hati ketika berhasil dan lapang dada ketika belum mencapai hasil yang diharapkan merupakan bagian penting dari karakter seorang santri.
Ketiga, seluruh anggota kontingen diharapkan mampu menjaga nama baik Kota Cimahi dengan menampilkan jati diri santri yang religius, disiplin, tangguh, dan berdaya saing.
Menurut Ngatiyana, keberhasilan dalam sebuah kompetisi tidak hanya diukur dari jumlah penghargaan yang diraih, tetapi juga dari sikap, perilaku, dan pengalaman yang diperoleh selama mengikuti perlombaan.
Karena itu, ia berharap Porsadin menjadi momentum bagi para santri untuk mengembangkan potensi diri sekaligus memperkuat karakter sebagai generasi penerus bangsa yang berlandaskan nilai-nilai agama.
Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Cimahi juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para ustaz dan ustazah, pelatih, pembimbing, official, panitia, serta orang tua yang telah memberikan dukungan dan pendampingan kepada para santri.
Dukungan berbagai pihak dinilai memiliki peran penting dalam membangun kepercayaan diri peserta serta mempersiapkan mereka menghadapi persaingan di tingkat provinsi.
Kegiatan pelepasan kontingen tersebut turut dihadiri Anggota DPR RI Dr. Hj. Atalia Praratya, Ketua DPRD Kota Cimahi, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Cimahi, jajaran Majelis Ulama Indonesia (MUI), Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Komisi IV DPRD Kota Cimahi, Sekretaris Daerah, para asisten, serta kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Cimahi.
Pelepasan kontingen ditandai dengan pernyataan resmi pemberangkatan dan pembacaan basmalah sebagai bentuk doa agar seluruh peserta diberikan kelancaran dan mampu mengikuti perlombaan dengan baik.
Menutup sambutannya, Ngatiyana memberikan motivasi kepada seluruh anggota kontingen agar tetap semangat, percaya diri, dan menjadikan ajang Porsadin sebagai kesempatan untuk menunjukkan kemampuan terbaik.
“Selamat berjuang! Tunjukkan kemampuan terbaik kalian dan harumkan nama Kota Cimahi! Cimahi Mantap! Santri Hebat! Cimahi Berprestasi!” pungkasnya.
Melalui keikutsertaan dalam Porsadin VIII Tingkat Provinsi Jawa Barat 2026, Pemerintah Kota Cimahi berharap para santri dapat meraih prestasi membanggakan sekaligus menunjukkan bahwa generasi muda yang memiliki landasan agama kuat mampu berkembang dalam berbagai bidang.



Tinggalkan Balasan