Pangandaran, inakor.id – Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Pangandaran menggelar pembukaan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Kabupaten Pangandaran tahun 2026 di SMP Negeri 1 Pangandaran, Senin (25/5/2026).
Kegiatan O2SN tingkat kabupaten ini mempertandingkan lima cabang olahraga, yakni bulu tangkis, atletik, renang, pencak silat, dan karate. Ajang tersebut diikuti sebanyak 90 peserta pelajar tingkat SMP dari berbagai sekolah di Kabupaten Pangandaran.
Berdasarkan jadwal pelaksanaan, cabang bulu tangkis digelar di GOR H. Yos Rosbi, atletik di Lapang Sepak Bola Desa Wonoharjo, renang di Kolam Renang Tirta Tresna Pesona (TTP) Cikembulan, sedangkan pencak silat dan karate dilaksanakan di SMP Negeri 1 Pangandaran. Seluruh pertandingan dimulai pukul 08.00 WIB hingga selesai.
Pelaksanaan O2SN bertujuan untuk menjaring sekaligus membina bibit-bibit atlet berprestasi sejak usia sekolah. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana menanamkan nilai karakter kepada peserta didik, seperti sportivitas, disiplin, tanggung jawab, serta jiwa kompetitif yang sehat.
Kepala Bidang Pembinaan SMP Disdikpora Kabupaten Pangandaran, Supri, saat diwawancarai Senin (25/5/2026), mengatakan O2SN merupakan kegiatan pengembangan minat dan bakat siswa yang dilaksanakan secara berjenjang, mulai dari tingkat kabupaten hingga nasional.
“Melalui O2SN ini kami berharap dapat melahirkan atlet-atlet muda berprestasi dari Kabupaten Pangandaran. Selain kemampuan olahraga, siswa juga dilatih untuk memiliki karakter sportivitas, disiplin, dan tanggung jawab,” ujar Supri.
Ia menambahkan, para pemenang pada tingkat Kabupaten Pangandaran nantinya akan mewakili daerah untuk berlaga di tingkat Provinsi Jawa Barat dalam waktu dekat.
“Kami berharap anak-anak kami dapat bersaing secara sehat di tingkat provinsi, meraih prestasi terbaik, serta mampu mengharumkan nama Kabupaten Pangandaran,” katanya.
Supri juga menegaskan bahwa Disdikpora Kabupaten Pangandaran akan terus mendukung pembinaan olahraga pelajar sebagai bagian dari upaya mencetak generasi muda yang sehat, berprestasi, dan berkarakter.**
(Agit/ Agus Giantoro)



Tinggalkan Balasan