KOTA BANDUNG, INAKOR.ID – Anggota DPRD Kota Bandung dari Daerah Pemilihan (Dapil) IV, Mukhamad Adi Widyanto, melaksanakan kegiatan Reses Masa Sidang Tahun 2025–2026 di Aula Masjid Baitul Wah’dah, Jalan Mars Raya, Margahayu Raya, Kota Bandung, Kamis (3/9/2026).
Kegiatan reses tersebut menjadi momentum bagi Adi Widyanto untuk bertemu langsung dengan masyarakat sekaligus menyerap berbagai aspirasi, usulan, serta persoalan yang berkembang di lingkungan warga.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua RW 07 beserta para ketua RT, Ketua Kader PKK RW 07, Ketua Karang Taruna beserta anggota, tokoh masyarakat, serta sejumlah warga dan undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Mukhamad Adi Widyanto yang merupakan anggota Komisi II DPRD Kota Bandung dari Fraksi Partai Demokrat menegaskan, reses merupakan bagian penting dari tugas dan fungsi anggota DPRD untuk mendengarkan secara langsung kebutuhan masyarakat di daerah pemilihan.
“Reses ini menjadi kesempatan bagi saya untuk bertemu dan berdialog langsung dengan masyarakat. Saya ingin mendengar apa yang menjadi kebutuhan, persoalan, maupun usulan warga, sehingga aspirasi tersebut dapat kami tindak lanjuti melalui lembaga DPRD,” ujar Adi.
Ia mengajak masyarakat RW 07 agar tidak ragu menyampaikan berbagai aspirasi yang berkaitan dengan kebutuhan lingkungan maupun peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, seluruh masukan yang disampaikan dalam forum reses akan dihimpun dan menjadi bahan untuk diperjuangkan melalui mekanisme pembahasan di DPRD Kota Bandung sesuai dengan kewenangan dan ketentuan yang berlaku.
“Silakan sampaikan aspirasi dan usulan masyarakat. Saya akan menampung dan menyampaikannya dalam pembahasan di DPRD. Tentu tidak semua dapat direalisasikan sekaligus, tetapi setiap aspirasi akan kita perjuangkan sesuai skala prioritas dan kemampuan anggaran daerah,” katanya.
Dalam dialog tersebut, sejumlah aspirasi masyarakat mengemuka. Di antaranya berkaitan dengan layanan BPJS Kesehatan, pendidikan, serta bidang sosial sebagaimana disampaikan oleh Ketua RW 07.
Sementara itu, Ketua PKK RW 07 menyampaikan kebutuhan peningkatan keterampilan bagi kaum perempuan, khususnya dalam bidang usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), pengembangan ekonomi keluarga, serta pelatihan kewirausahaan.
Aspirasi lainnya datang dari Karang Taruna RW 07 yang mengusulkan adanya pelatihan teknologi informasi (IT) dan keterampilan digital bagi generasi muda. Pelatihan tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kemampuan pemuda dalam menghadapi perkembangan teknologi sekaligus membuka peluang ekonomi baru.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Adi Widyanto menyampaikan apresiasinya terhadap partisipasi masyarakat. Ia menilai, masukan langsung dari warga sangat diperlukan agar kebijakan dan program pemerintah dapat lebih tepat sasaran.
“Kita ingin pembangunan tidak hanya berdasarkan asumsi, tetapi benar-benar berdasarkan kebutuhan masyarakat. Karena itu, partisipasi warga sangat penting dalam memberikan masukan dan mengawal proses pembangunan,” tuturnya.
Selain menyerap aspirasi, Adi juga mengimbau masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan, memperkuat kepedulian sosial, serta berperan aktif dalam mendukung berbagai program pembangunan di Kota Bandung.
Ia berharap hasil reses tersebut dapat menjadi bahan perjuangan di DPRD sekaligus mendorong hadirnya program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya warga di wilayah Dapil IV.
“Harapan saya, apa yang menjadi aspirasi masyarakat hari ini dapat kita kawal bersama. Pemerintah dan DPRD tidak bisa bekerja sendiri. Dibutuhkan sinergi dengan masyarakat agar pembangunan benar-benar memberikan manfaat dan meningkatkan kesejahteraan warga,” pungkasnya.
Kegiatan reses kemudian ditutup dengan doa bersama dan sesi foto bersama antara anggota DPRD Kota Bandung, unsur kewilayahan, tokoh masyarakat, Karang Taruna, kader PKK, serta warga yang hadir.***
(Wawat S.)



Tinggalkan Balasan