Pangandaran, inakor.id – Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyatakan akan mengambil alih kewenangan Jembatan Gantung Pongpet di Desa Margacinta, Kabupaten Pangandaran. Jembatan tersebut direncanakan dibangun secara permanen dan dianggarkan melalui APBD Provinsi Jawa Barat tahun 2027.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan rencana tersebut melalui unggahan di akun media sosialnya, Rabu (2/9/2026). Dalam pernyataannya, Dedi mengatakan Pemprov Jabar memahami kondisi keuangan Pemerintah Kabupaten Pangandaran yang dinilai belum mampu membiayai pembangunan jembatan permanen.

banner 336x280

“Pemprov Jabar juga tahu kalau Pemda Kabupaten Pangandaran bangun jembatan itu keuangannya tidak mampu. Tekanan fiskalnya berat, defisitnya tinggi,” kata Dedi Mulyadi, dikutip dari unggahan akun media sosialnya.

Dedi mengatakan, dengan kondisi tersebut, Pemprov Jabar akan segera mengambil alih jembatan yang berada di Desa Margacinta untuk menjadi kewenangan pemerintah provinsi.

“Sudah, Pemprov Jabar segera mengambil alih jembatan yang ada di Margacinta menjadi kewenangan Pemprov Jabar. Dan selanjutnya kami segera membangun jembatan permanen di Desa Margacinta dan sekitarnya,” ujarnya.

Menurut Dedi, pembangunan jembatan permanen diharapkan dapat meningkatkan akses transportasi masyarakat. Jembatan tersebut nantinya dapat dilalui kendaraan roda empat dan mendukung mobilitas masyarakat dalam mengangkut berbagai hasil produksi.

“Sehingga bisa dilewati mobil, bisa dilewati banyak orang, bisa ngangkut hasil bumi, bisa ngangkut hasil pertanian. Bisa ngangkut hasil peternakan, perikanan, kelautan,” tutur Dedi.

Ia menilai peningkatan akses transportasi akan memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.

“Transportasinya lancar, ekonominya berputar, rakyatnya pun bisa senang,” katanya.

Dedi menegaskan pembangunan jembatan tersebut direncanakan masuk dalam APBD Jawa Barat 2027. Namun, ia mengingatkan agar fasilitas tersebut nantinya tidak digunakan untuk aktivitas yang membahayakan.

“Kita bangun di APBD tahun 2027. Tapi tidak boleh dipakai balapan,” tegasnya.

Dedi berharap pembangunan jembatan permanen tersebut dapat menjawab kebutuhan infrastruktur masyarakat sekaligus mendukung aktivitas ekonomi di Desa Margacinta dan wilayah sekitarnya.

“Semoga kita bisa terus berjalan mewujudkan seluruh mimpi dan harapan warga,” pungkasnya.***

(Agit/ Agus Giantoro) 

banner 336x280