Kota Bandung, Inakor.id – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bandung menggelar kegiatan Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan AIDS, Tuberkulosis (TBC), dan Malaria dalam Keluarga yang berlangsung di Aula Kelurahan Kebon Pisang, Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung, Selasa (23/6/2026).

banner 336x280

Kegiatan tersebut menghadirkan Ketua Komisi I DPRD Kota Bandung, Radea Respati Paramudhita, sebagai narasumber utama. Acara ini diikuti oleh berbagai unsur masyarakat sebagai bentuk penguatan edukasi kesehatan dan pemberdayaan keluarga dalam menghadapi ancaman penyakit menular.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan DP3A Kota Bandung Wilma beserta jajaran, Sekretaris Kecamatan Sumur Bandung, Lurah Kebon Pisang, kader Posyandu, pengurus Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan (LKK), Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Karang Taruna, Forum RW, serta sejumlah tokoh masyarakat dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Ketua Komisi I DPRD Kota Bandung, Radea Respati Paramudhita, menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan realisasi dari usulan masyarakat melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Sumur Bandung Tahun 2025 yang berhasil diakomodasi dan dilaksanakan pada tahun 2026.

“Alhamdulillah, kegiatan yang diusulkan masyarakat melalui Musrenbang tahun 2025 dapat terlaksana hari ini. Ini menunjukkan bahwa aspirasi masyarakat terus diperjuangkan dan diwujudkan dalam bentuk program yang memberikan manfaat langsung kepada warga,” ujar Radea.

Menurutnya, momentum sosialisasi tersebut sangat penting dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai bahaya serta langkah pencegahan penyakit AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria yang hingga saat ini masih menjadi tantangan kesehatan di Indonesia.

Radea menjelaskan bahwa keluarga memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam menjaga kesehatan anggota keluarga. Oleh karena itu, pengetahuan mengenai gejala, cara penularan, pencegahan, hingga penanganan penyakit harus dipahami dengan baik oleh seluruh masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih peduli terhadap kesehatan diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar. Pencegahan merupakan langkah yang paling efektif untuk menekan penyebaran penyakit menular,” katanya.

Ia juga memaparkan secara rinci mengenai pentingnya pola hidup bersih dan sehat, pemeriksaan kesehatan secara berkala, serta pentingnya tidak memberikan stigma terhadap penderita HIV/AIDS maupun TBC. Menurutnya, dukungan keluarga dan lingkungan sangat dibutuhkan untuk membantu proses pengobatan dan pemulihan pasien.

Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk menjaga kebersihan lingkungan guna mencegah berkembangnya nyamuk penyebab malaria serta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai faktor risiko yang dapat memicu penyebaran penyakit.

Dalam kesempatan tersebut, Radea mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadi agen edukasi di lingkungan masing-masing dengan menyebarluaskan informasi yang benar terkait pencegahan dan penanganan AIDS, TBC, dan Malaria.

“Saya mengajak seluruh masyarakat, kader kesehatan, tokoh masyarakat, serta generasi muda untuk bersama-sama membangun kesadaran kolektif mengenai pentingnya kesehatan keluarga. Dengan pengetahuan yang baik, kita dapat mencegah penyebaran penyakit dan menciptakan lingkungan yang sehat,” ungkapnya.

Radea berharap kegiatan sosialisasi seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan di berbagai wilayah Kota Bandung agar semakin banyak masyarakat yang memperoleh informasi dan edukasi kesehatan yang benar.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan menjadi langkah bersama dalam mewujudkan keluarga yang sehat, kuat, dan berkualitas. Kesehatan adalah investasi penting bagi masa depan bangsa,” pungkasnya.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, DP3A Kota Bandung bersama DPRD Kota Bandung menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat melalui edukasi, pencegahan, serta penguatan peran keluarga sebagai fondasi utama dalam menciptakan generasi yang sehat dan produktif.***

(Wawat S)

 

banner 336x280