Kota Bandung, inakor.id – Dalam rangka menyambut datangnya bulan Muharram sekaligus Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, Majelis MH ABD Hadir dalam acaraTalkshow dan Kajian Muharram bertajuk “Muharram: Momentum Hijrah Menjadi Insan Rahmatan Lil ‘Alamin Melalui Ilmu, Ukhuwah, dan Muamalah” di Pendopo Kota Bandung, Selasa (16/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung penuh khidmat tersebut dihadiri ratusan peserta dari berbagai kalangan masyarakat, dengan mayoritas peserta merupakan kaum ibu. Acara ini menjadi wadah silaturahmi sekaligus sarana meningkatkan pemahaman keagamaan dan kepedulian sosial dalam menyambut tahun baru Islam.

banner 336x280

Hadir sebagai narasumber, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., Ketua Pembina MT MH ABD sekaligus Ketua BAZNAS Republik Indonesia, serta Hj. Rizky Ananda Musa, pengusaha muslimah yang aktif dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat.

Dalam pemaparannya, Dr. Sodik Mudjahid mengajak umat Islam menjadikan Muharram sebagai momentum introspeksi dan pembenahan diri. Menurutnya, hijrah tidak hanya dimaknai sebagai perpindahan secara fisik, melainkan perubahan menuju pribadi yang lebih baik melalui peningkatan ilmu, penguatan persaudaraan, dan perbaikan hubungan sosial.

“Makna hijrah harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui sikap yang lebih bermanfaat bagi keluarga, lingkungan, dan masyarakat luas,” ujarnya.

Sementara itu, Hj. Rizky Ananda Musa menekankan pentingnya peran perempuan dalam membangun keluarga dan masyarakat. Ia mengajak para muslimah untuk terus meningkatkan kapasitas diri, baik dalam bidang pendidikan, ekonomi, maupun kegiatan sosial.

Di sela kegiatan, Ketua MH ABD, Selfi Lusiana, menjelaskan bahwa MH ABD merupakan lembaga yang telah berdiri selama 36 tahun dan berpusat di kawasan Arcamanik, Kota Bandung.

Selama perjalanannya, Majelis MH ABD tidak hanya fokus pada kegiatan dakwah dan pembinaan keagamaan, tetapi juga aktif menjalankan berbagai program sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Menurut Selfi Lusiana, salah satu program unggulan yang rutin dilaksanakan adalah nikah massal bagi penyandang disabilitas, yang diselenggarakan setiap tahun sebagai bentuk kepedulian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan dukungan dan perhatian khusus.

Selain itu, Majelis MH ABD juga terlibat dalam berbagai kegiatan kemanusiaan, seperti penyaluran bantuan bagi korban bencana, program tanggap darurat, serta kegiatan edukasi dan pembinaan masyarakat di bidang pendidikan dan keagamaan.

“Selama ini kami berupaya hadir tidak hanya melalui kajian keislaman, tetapi juga melalui aksi nyata di tengah masyarakat. Kami ingin memberikan manfaat yang lebih luas melalui program sosial, kemanusiaan, dan pendidikan,” kata Selfi.

Ia menambahkan, Majelis MH ABD juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk berpartisipasi, berkarya, dan mengembangkan potensi diri dalam berbagai bidang yang bermanfaat bagi umat.

Menurutnya, semangat hijrah yang diangkat dalam kegiatan tersebut harus mampu mendorong lahirnya individu-individu yang produktif, peduli terhadap sesama, serta memiliki kontribusi positif bagi lingkungan sekitar.

Melalui momentum Tahun Baru Islam, pihaknya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat nilai-nilai kebersamaan, meningkatkan kepedulian sosial, dan memperluas manfaat bagi sesama.

“Kami mengajak masyarakat untuk menjadikan Muharram sebagai momentum memperbaiki diri dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama. Dengan semangat ilmu, ukhuwah, dan muamalah, kita dapat bersama-sama membangun masyarakat yang lebih baik,” tuturnya.

Di akhir keterangannya, Selfi Lusiana berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai sarana mempererat silaturahmi, memperkuat nilai keagamaan, serta mendorong tumbuhnya semangat berbagi dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan sesi dialog interaktif antara narasumber dan peserta. Antusiasme peserta yang tinggi menjadi bukti bahwa kegiatan keagamaan yang dipadukan dengan edukasi dan pemberdayaan masyarakat masih mendapat perhatian besar dari berbagai kalangan.***

(Wawat S)

banner 336x280