PALU, inakor.id – Yayasan Dey Ante Yojo Pageant mengirimkan dua perwakilannya untuk mengikuti ajang international Junior Celebrity World 2026 yang akan berlangsung di Malaysia pada 25–29 Juni 2026.

Kedua delegasi tersebut adalah Andi Aisyah Putri Anandita (Dita) yang akan berkompetisi pada kategori Preteen dan Chariza Nurul Fathia (Aca) pada kategori Teen.

banner 336x280

Founder Yayasan Dey Ante Yojo Pageant, Andar Zulkarnain, mengatakan persiapan kedua peserta telah dilakukan secara maksimal. Menurutnya, tantangan terbesar yang kemungkinan dihadapi para peserta berasal dari perbedaan bahasa antarnegara.

“Peserta yang hadir berasal dari berbagai negara dengan latar belakang bahasa yang berbeda. Tantangan terbesar kemungkinan ada pada kemampuan berkomunikasi, terutama penggunaan bahasa Inggris. Namun, Aca dan Dita sudah memiliki pengalaman mengikuti kompetisi tingkat nasional sehingga cukup memahami apa yang harus dilakukan selama mengikuti ajang internasional ini,” ujarnya.

Andar menegaskan bahwa kedua peserta tidak hanya membawa nama Kota Palu dan Sulawesi Tengah, tetapi juga mewakili Indonesia di tingkat internasional. Karena itu, mereka akan memperkenalkan berbagai kekayaan budaya daerah dan nasional kepada peserta dari negara lain.

Selain menampilkan budaya Sulawesi Tengah melalui tarian dan kuliner tradisional, keduanya juga akan mengenakan kebaya sebagai kostum nasional pada malam final. Mereka juga akan mempromosikan potensi pariwisata Sulawesi Tengah kepada para finalis dari berbagai negara.

“Pariwisata menjadi salah satu hal yang akan kami perkenalkan. Kami ingin peserta dari negara lain mengenal potensi wisata yang ada di Sulawesi Tengah,” katanya.

Terkait keseimbangan antara pendidikan dan aktivitas di dunia pageant, Andar menilai Aca dan Dita telah mampu membagi waktu dengan baik. Menurutnya, setiap anak memiliki bakat dan minat yang berbeda, baik di bidang olahraga, seni, maupun dunia hiburan.

“Sebagai remaja, mereka tetap menjalani pendidikan seperti biasa. Disisi lain, mereka juga aktif mengikuti berbagai kegiatan pengembangan diri. Secara mental, keduanya sudah terbiasa tampil di depan umum dan mampu mengelola waktu antara sekolah, kehidupan remaja, dan aktivitas pageant,” jelasnya.

Ia juga menekankan bahwa dunia pageant berbeda dengan modeling. Jika modeling lebih berfokus pada penampilan di atas panggung, pageant menuntut kemampuan yang lebih luas, termasuk kecerdasan, wawasan, serta kemampuan berbicara di depan publik.

“Pageant bukan hanya soal penampilan fisik. Intelegensia, pola pikir, kecerdasan, dan kemampuan public speaking menjadi faktor penting dalam menentukan kelayakan seseorang menyandang gelar putri,” katanya.

Junior Celebrity World 2026 akan diikuti oleh 32 peserta dari 17 negara. Andar berharap Aca dan Dita mampu memberikan penampilan terbaik serta mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.

“Harapan kami tentu mereka bisa membawa nama Indonesia dengan baik, khususnya Kota Palu dan Sulawesi Tengah. Semoga dapat meraih prestasi dan membawa pulang predikat yang membanggakan,” tutupnya. (Jamal)

banner 336x280