Pangandaran, inakor.id – Pemerintah Kabupaten Pangandaran memastikan kesiapan pemberangkatan jemaah haji tahun 2026 berjalan lancar, mulai dari proses keberangkatan hingga pelayanan kesehatan bagi para calon jemaah.
Jemaah haji asal Pangandaran dijadwalkan berangkat melalui Embarkasi Kertajati, dengan titik awal keberangkatan dari Asrama Haji Indramayu sebelum menuju Bandara Kertajati, Majalengka. Seluruh proses keberangkatan disiapkan secara terkoordinasi agar berjalan tertib dan lancar.
Kepala Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Pangandaran, Imam Mustofa, mengatakan seluruh kesiapan teknis telah dipersiapkan, termasuk pengaturan rombongan dan pendampingan jemaah selama proses keberangkatan.
“Harapannya tentu lancar dan tertib. Pergerakan jemaah nanti sudah diatur per rombongan, sehingga diharapkan semuanya berjalan sesuai rencana,” ujar Imam Mustofa saat diwawancarai wartawan, Rabu (6/5/2026).
Selain kesiapan teknis, kondisi kesehatan jemaah juga menjadi perhatian pemerintah daerah. Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran disebut telah melakukan pemantauan kesehatan secara intensif sejak jauh hari sebelum keberangkatan.
“Alhamdulillah untuk kesehatan, teman-teman dari Dinkes sudah memantau sejak lama. Semua jemaah terus dipantau agar dalam kondisi siap berangkat,” katanya.
Sementara itu, Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami, mengingatkan bahwa ibadah haji merupakan panggilan dari Allah SWT yang tidak semua orang bisa mendapatkannya, meskipun memiliki kemampuan secara finansial.
Dalam sambutannya, ia menyinggung masa pandemi COVID-19 pada tahun 2020 hingga 2021 yang menyebabkan pemberangkatan haji sempat ditiadakan.
“Tahun 2020 sampai 2021 tidak ada pemberangkatan haji. Artinya, ibadah haji ini memang panggilan. Tidak semua yang mampu bisa berangkat, dan tidak semua yang belum berangkat berarti tidak mampu,” ujar Citra.
Menurutnya, kuota jemaah haji Pangandaran pada tahun sebelumnya mencapai sekitar 440 orang. Namun tahun ini terjadi penyesuaian kuota secara nasional sehingga jumlah jemaah mengalami perubahan.
Bupati mengajak seluruh jemaah untuk bersyukur karena telah mendapat kesempatan menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci.
“Kita patut bersyukur, hari ini Bapak-Ibu semua sudah dipanggil untuk melaksanakan ibadah haji,” katanya.
Ia juga mengingatkan para jemaah agar menjaga kondisi fisik selama menjalankan rangkaian ibadah haji yang membutuhkan stamina kuat.
“Ibu-ibu, Bapak-bapak, jaga kesehatan. Ibadah haji itu perlu fisik yang kuat. Kalau ada yang tidak paham, tanyakan kepada petugas haji,” pesannya.
Selain kepada jemaah, Citra turut menitipkan para calon haji kepada petugas agar mendapatkan pelayanan dan pendampingan maksimal selama berada di Tanah Suci.
“Saya titipkan jemaah kami kepada para petugas. Tugas utama adalah menjaga dan melayani jemaah dengan sebaik-baiknya,” tegasnya.
Di akhir sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan pihak terkait yang telah mempersiapkan proses pemberangkatan haji sejak tahap awal hingga menjelang keberangkatan.
Pemerintah Kabupaten Pangandaran berharap seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar, kembali ke tanah air dengan selamat, serta meraih predikat haji mabrur.**
(Agit/ Agus Giantoro)



Tinggalkan Balasan