Pangandaran, inakor.id – Seorang perempuan berinisial S (30) yang diduga memiliki keterkaitan dengan bayi perempuan yang ditemukan di Terminal Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, berhasil dievakuasi dari Goa Menir, Desa Putrapinggan, Kecamatan Kalipucang, Jumat (7/8/2026).

Proses evakuasi melibatkan petugas gabungan dari kepolisian, TNI, Satpol PP, Tagana, pemadam kebakaran, serta pemerintah desa setempat.

banner 336x280

Kapolsek Kalipucang Iptu Ridwan mengatakan, keberadaan S di dalam goa diketahui setelah seorang warga melihat perempuan tersebut berada di kawasan Lembah Putri sekitar pukul 09.30 WIB.

“Informasi awal kami terima dari warga yang melihat seorang perempuan berada di dalam goa di sekitar Lembah Putri,” ujar Ridwan, Jumat (7/8/2026).

Setelah mendapatkan laporan, petugas gabungan langsung bergerak menuju lokasi. Petugas membutuhkan waktu lebih dari dua jam untuk melakukan pendekatan dan membujuk S agar bersedia keluar dari dalam goa.

S kemudian berhasil dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Kalipucang untuk mendapatkan pemeriksaan serta penanganan medis sekitar pukul 11.00 WIB.

Ridwan menyebutkan, S diketahui merupakan warga Kota Banjar. Sementara mengenai alasan perempuan tersebut berada di dalam goa maupun dugaan keterkaitannya dengan bayi yang ditemukan sehari sebelumnya, polisi masih melakukan pendalaman.

“Keterkaitannya dengan bayi yang ditemukan sebelumnya masih kami dalami. Kondisi yang bersangkutan juga belum stabil sehingga belum memungkinkan untuk dimintai keterangan secara maksimal,” katanya.

Sebelumnya, seorang bayi perempuan ditemukan di kawasan Terminal Kalipucang pada Kamis (6/8/2026). Bayi tersebut kini berada dalam penanganan Dinas Sosial Kabupaten Pangandaran.

Polres Pangandaran bersama Dinas Sosial dan sejumlah instansi terkait masih melakukan penyelidikan untuk memastikan rangkaian peristiwa tersebut. Penanganan terhadap perempuan dan bayi dilakukan dengan mengedepankan pendekatan kemanusiaan.***

 

(Agit/ Agus Giantoro) 

banner 336x280