Serang – inakor.id-Aliansi Mahasiswa Nusantara (AMAN) Provinsi Banten menggelar kegiatan diskusi kebangsaan di 1994 Coffee, Kota Serang, pada 20 Oktober 2026. Kegiatan tersebut menjadi ruang diskusi bagi mahasiswa, akademisi, dan praktisi kebijakan dalam rangka memperingati dua tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Kegiatan tersebut mengangkat tema
“Mengawal Keberlanjutan Pembangunan Nasional: Kontribusi Mahasiswa Banten dalam Mewujudkan Kesejahteraan Rakyat dan Indonesia Emas 2045”.
Iqbal menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dirancang sebagai ruang dialog bagi akademisi, praktisi kebijakan, dan pemangku kepentingan untuk membahas berbagai capaian yang telah dilaksanakan pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
“Melalui kegiatan ini, mari kita berdiskusi terkait capaian-capaian yang sudah diraih oleh pemerintah pusat dan kita harus memberikan apresiasi. Jangan sampai kita menjadi mahasiswa tetapi hanya mengkritisi pemerintahan tanpa memberikan apresiasi terhadap capaian yang sudah diraih,” ujar Iqbal.
Melalui kegiatan tersebut, Iqbal berharap mahasiswa, akademisi, masyarakat, dan pemangku kebijakan dapat bersinergi serta berkontribusi dalam mendukung pembangunan nasional demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat.
Selain membahas pembangunan nasional, diskusi tersebut juga menyoroti potensi Provinsi Banten yang memiliki sumber daya alam dan wilayah pesisir yang strategis untuk dikembangkan sebagai penggerak perekonomian daerah.
“Kita lihat juga Provinsi Banten ini adalah daerah yang sangat kaya, di mana kita memiliki garis pantai yang panjang, sehingga ekonomi di sekitar laut Banten harus bisa dimanfaatkan sebaik mungkin,” ucap Iqbal.
Di samping mendukung pembangunan, AMAN Provinsi Banten juga menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap kondusif. Menurutnya, situasi yang aman, damai, dan harmonis merupakan salah satu faktor penting dalam menunjang keberlangsungan pembangunan serta aktivitas ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, mahasiswa diharapkan dapat berperan aktif dalam menjaga persatuan, memperkuat toleransi, menyampaikan aspirasi secara bertanggung jawab, serta tidak mudah terpengaruh oleh hoaks, provokasi, maupun informasi yang belum terverifikasi.
Iqbal juga berharap Pemerintah Provinsi Banten dapat terus bekerja keras dalam menjalankan program pembangunan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat. AMAN Provinsi Banten menyatakan siap memberikan dukungan dan berkontribusi melalui pemikiran kritis, dialog konstruktif, serta partisipasi mahasiswa dalam pembangunan daerah.
“Kami juga akan terus mendukung segala program yang sudah dikerjakan oleh Bapak Gubernur Banten, dan kami berharap Pak Gubernur terus memberikan yang terbaik untuk masyarakat Banten,” ujar Iqbal.
Lebih lanjut, AMAN Provinsi Banten berharap sinergi antara pemerintah, mahasiswa, akademisi, dan masyarakat dapat terus diperkuat untuk mendorong kemajuan daerah sekaligus menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di seluruh wilayah Provinsi Banten.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Provinsi Banten, Hj. Neneng Sri Hastuti Handayani, Dr. Teguh Fahmi, M.Si., selaku narasumber, serta mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi di Kota Serang dan Kota Cilegon.



Tinggalkan Balasan