MAKASSAR,INAKOR.ID  – Penanganan kasus dugaan penikaman yang mengakibatkan seorang warga mengalami luka berat dan hingga kini masih dalam kondisi kritis di RSUD Daya Makassar terus menjadi perhatian. Meski laporan polisi telah diterima dan penyelidikan tengah berlangsung, keluarga korban masih menantikan perkembangan konkret terkait penangkapan terduga pelaku.

Korban mengalami luka tusuk serius di bagian perut hingga harus menjalani operasi besar, serta luka pada lengan. Hingga saat ini, korban masih menjalani perawatan intensif akibat luka yang mengancam keselamatannya.

banner 336x280

Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu, 5 Juli 2026, sekitar pukul 21.00 WITA di Jalan Korban 40.000 Jiwa, Kecamatan Tallo, Kota Makassar. Insiden itu kemudian dilaporkan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Tallo dengan Laporan Polisi Nomor: LP/150/VII/2026/SPKT/Polsek Tallo/Polrestabes Makassar/Polda Sulsel.

Sebagai tindak lanjut atas laporan tersebut, Polsek Tallo menerbitkan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP) Nomor: B/154/A.1/VII/RES.1.6/2026/Reskrim tertanggal 7 Juli 2026. Dalam surat itu dijelaskan bahwa perkara telah memasuki tahap penyelidikan atas dugaan tindak pidana penganiayaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 466 ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Sebelumnya, keluarga korban mempertanyakan perkembangan penanganan perkara lantaran hingga kini korban masih dalam kondisi kritis, sementara mereka belum memperoleh informasi mengenai penangkapan terhadap terduga pelaku.

Menanggapi hal tersebut, Kanit Reskrim Polsek Tallo menjelaskan bahwa sejak menerima informasi kejadian, penyidik langsung bergerak melakukan serangkaian langkah penyelidikan.

Karena itulah pak, kami sesaat kejadian langsung ke rumah sakit mengecek kondisi korban. Kami juga menyarankan istri dan keluarga korban segera ke kantor untuk membuat laporan. Keterangan mereka, termasuk para saksi, sudah kami ambil. Namun korban sendiri belum dapat dimintai keterangan karena kami masih menunggu kondisi kesehatannya memungkinkan untuk diperiksa,” ujar Kanit Reskrim melalui pesan singkat kepada awak media, Senin (14/7/2026).

Ia menambahkan, penyidik masih terus melakukan pencarian terhadap terduga pelaku.

Sedangkan pelaku dalam pencarian posisinya untuk selanjutnya diamankan,” tegasnya.

Keterangan tersebut menegaskan bahwa proses penyelidikan masih berlangsung dan kepolisian mengklaim terus mengintensifkan upaya pencarian terhadap terduga pelaku guna kepentingan proses hukum.

Di tengah proses penyelidikan yang masih berjalan, keluarga korban berharap aparat penegak hukum dapat segera mengungkap kasus tersebut dan menangkap terduga pelaku. Harapan itu muncul mengingat korban hingga kini masih menjalani perawatan intensif akibat luka berat yang dideritanya.

Perkara ini juga mendapat perhatian masyarakat. Mengingat akibat yang ditimbulkan tergolong serius hingga mengancam keselamatan korban, percepatan pengungkapan kasus dinilai penting sebagai bentuk kepastian hukum, perlindungan terhadap korban, serta upaya menjaga kepercayaan publik terhadap proses penegakan hukum.

Pemberitaan ini disusun dengan mengedepankan asas praduga tak bersalah sebagaimana prinsip dalam sistem peradilan pidana. Redaksi membuka ruang seluas-luasnya kepada seluruh pihak yang berkepentingan untuk menggunakan hak jawab dan hak koreksi sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Setiap klarifikasi yang disampaikan akan dimuat secara proporsional demi menjaga keberimbangan, akurasi, dan kepentingan publik.

banner 336x280