Ciamis, inakor.id – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-384 Kabupaten Ciamis dipastikan akan semakin semarak dengan kehadiran musisi nasional Charly Van Houten bersama Setia Band sebagai bintang utama dalam acara bertajuk “Harmoni Tanpa Batas: Suara Tak Terpenjara”.
Kegiatan hasil kolaborasi Pemerintah Kabupaten Ciamis, Polres Ciamis, Lapas Kelas IIB Ciamis, dan Yayasan Bakti Anak Negeri tersebut dijadwalkan berlangsung pada 16 Juni 2026 di Lapangan Pengujian Dinas Perhubungan Kabupaten Ciamis.
Melalui pesan WhatsApp yang diterima panitia, Charly menyatakan kesiapannya untuk hadir sekaligus memberikan dukungan terhadap karya-karya kreatif yang lahir dari warga binaan pemasyarakatan.
“Insyaallah saya akan hadir bersama Pojok Musik Lapas Ciamis untuk menghibur masyarakat. Ini juga menjadi bentuk dukungan terhadap karya-karya warga binaan yang memiliki potensi besar untuk berkembang,” ujar Charly, Senin (1/6/2026).
Menurutnya, banyak talenta kreatif di dalam lembaga pemasyarakatan yang layak mendapatkan ruang untuk berkarya dan menunjukkan kemampuannya kepada masyarakat luas.
“Saya meyakini di dalam lapas-lapas di Indonesia terdapat banyak potensi kreatif yang luar biasa. Jika diberikan kesempatan dan wadah yang tepat, akan lahir karya-karya baru yang bisa dinikmati masyarakat luas. Tinggal bagaimana kita mengemasnya agar benar-benar menjadi bagian dari pembinaan yang bermanfaat,” katanya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Bakti Anak Negeri Kabupaten Ciamis, Rama Pratama Putra, menyampaikan apresiasi kepada KZ Musik Official yang telah berperan dalam menghadirkan Charly VHT dan Setia Band pada perayaan HUT Kabupaten Ciamis tahun ini.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada KZ Musik Official dan seluruh manajemen yang telah memberikan dukungan penuh sehingga Charly VHT dan Setia Band dipastikan hadir dalam perayaan HUT ke-384 Kabupaten Ciamis. Kehadiran beliau tentu akan menjadi hiburan istimewa bagi masyarakat Ciamis dan Jawa Barat pada umumnya,” ujar Rama.
Rama menambahkan, kegiatan tersebut tidak hanya menghadirkan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi momentum untuk menunjukkan hasil pembinaan warga binaan melalui program Pojok Musik Lapas Ciamis.
Program pembinaan tersebut diketahui telah melahirkan sejumlah pencipta lagu dari kalangan warga binaan. Bahkan, berbagai karya yang dihasilkan berhasil mencatatkan rekor Indonesia setelah dibawakan oleh sejumlah artis nasional.
Menurut Rama, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan kreatif di lingkungan pemasyarakatan mampu menghasilkan karya yang bernilai dan memberikan dampak positif, baik bagi warga binaan maupun perkembangan industri musik nasional.
“Kami berharap kegiatan ini dapat menginspirasi masyarakat bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk berkarya dan memperbaiki masa depannya. Musik menjadi salah satu media pembinaan yang efektif untuk menumbuhkan kreativitas dan semangat perubahan,” pungkasnya.**
(Agit/ Agus Giantoro)



Tinggalkan Balasan