Pangandaran, inakor.id – Setelah tiga hari pencarian, korban laka laut yang sempat dilaporkan hilang akibat terseret ombak di Pantai Barat Pangandaran akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Senin (20/7/2026) sekitar pukul 04.15 WIB.

Korban diketahui bernama Mohamad Rizki (20), warga Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung. Sebelumnya, ia dilaporkan hilang sejak Jumat sore (17/7/2026) setelah terseret ombak saat beraktivitas di kawasan Pantai Barat Pangandaran.

banner 336x280

Jenazah korban pertama kali ditemukan oleh warga di bibir Pantai Barat Pangandaran. Penemuan tersebut kemudian dilaporkan kepada petugas yang langsung bergerak ke lokasi bersama Tim SAR Gabungan untuk melakukan proses evakuasi.

Selanjutnya, jenazah dibawa ke RSUD Pandega Pangandaran guna menjalani pemeriksaan dan proses identifikasi. Pihak keluarga kemudian memastikan bahwa jenazah tersebut merupakan Mohamad Rizki yang sebelumnya dinyatakan hilang.

Kapolres Pangandaran AKBP Ikrar Potawari menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban sekaligus mengapresiasi seluruh personel Tim SAR Gabungan yang telah bekerja keras dalam proses pencarian hingga korban berhasil ditemukan.

“Kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum. Terima kasih kepada seluruh personel Tim SAR Gabungan yang telah bekerja keras melakukan pencarian hingga korban berhasil ditemukan dan dievakuasi. Setelah proses identifikasi selesai, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” ujar AKBP Ikrar Potawari.

Sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Pangandaran, Bupati Pangandaran Hj. Citra Pitriyami, S.H. turut hadir menemui keluarga korban untuk menyampaikan belasungkawa secara langsung. Kehadiran bupati menjadi bentuk dukungan moril kepada keluarga yang tengah berduka sekaligus wujud empati pemerintah daerah terhadap masyarakat yang mengalami musibah.

Bupati berharap almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kekuatan, dan keikhlasan dalam menghadapi cobaan tersebut.

Proses evakuasi berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar berkat sinergi antara Polri, Tim SAR Gabungan, tenaga medis, serta dukungan masyarakat. Pihak kepolisian juga mengimbau wisatawan agar selalu mematuhi peringatan petugas dan tidak berenang di zona berbahaya guna mencegah terulangnya kecelakaan laut di kawasan wisata Pantai Pangandaran.***

 

(Agit/ Agus Giantoro) 

banner 336x280