CILEGON,Inakor.id – Omong kosong! Target PAD Kota Cilegon di RAPBD 2027 hanya akan jadi bualan di atas kertas jika tiga kebocoran besar ini terus dipelihara.
Fakta di lapangan menunjukkan, Cilegon sebagai Kota Industri Raksasa justru miskin dalam memungut haknya sendiri. Ada apa? Ada yang sengaja bermain?
RETRIBUSI PBG: ADA PEMBIARAN? INDUSTRI RAKSASA KEBAL ATURAN?
Jangan tutup mata! Ribuan bangunan industri, gudang, pabrik, dan gedung komersial berdiri megah di Cilegon. Tapi berapa yang bayar retribusi PBG? Minim!
Ini bukan soal tidak tahu, tapi diduga ada pembiaran sistematis. DPMPTSP dan OPD terkait kemana saja? Jangan garang cuma ke warung kecil dan rumah warga, tapi kicep di depan industri raksasa. Buka datanya ke publik! Berapa industri nakal yang belum bayar PBG? Jangan-jangan ada yang sengaja diloloskan?
Kalau pengawasan PBG terus mandul dan tebang pilih, jangan salahkan kalau PAD Cilegon jebol terus!
SATGAS PAD: WAYANG FORMALITAS! DIBENTUK TAPI TIDAK BEKERJA?
Untuk apa Satgas PAD dibentuk dengan gagah-gagahan pakai SK Wali Kota kalau hasilnya NOL BESAR?
Hingga detik ini, publik tidak pernah melihat laporan capaian yang jelas. Berapa miliar yang berhasil ditagih? Berapa pengemplang pajak yang ditertibkan? Tidak ada!
Satgas PAD saat ini tak lebih dari stempel formalitas, wayang kelembagaan yang hanya menghabiskan anggaran rapat dan ATK. Jika tidak punya taring dan nyali untuk menagih industri-industri besar, lebih baik BUBARKAN SAJA! Jangan jadi beban APBD.
BBJP & RDF: PROYEK GAGAL YANG DIPAKSA JADI BERNILAI? SAMPAH JADI DUIT ATAU JADI LADANG PROYEK?
Paling memalukan adalah sektor sampah. Cilegon darurat sampah, TPA Bagendung sudah overload, tapi program BBJP dan RDF yang digadang-gadang jadi solusi dan mesin PAD baru malah MATI SURI!
Sudah berapa miliar anggaran sosialisasi dan studi bandingnya? Hasilnya mana? Fasilitasnya tidak siap, pasarnya tidak jelas, model bisnisnya ngawur.
Jangan semua mimpi digantungkan ke PSEL yang nasibnya juga gelap gulita. BBJP dan RDF harus direkonstruksi total, atau ini hanya akan menjadi ladang proyek baru yang menguntungkan segelintir orang, sementara PAD tetap nol dan sampah tetap menggunung.
KESIMPULANNYA: JANGAN MIMPI PAD NAIK KALAU MENTALNYA MASIH MENTAL FORMALITAS!
Tiga sektor ini adalah cerminan bobroknya pengelolaan PAD Cilegon. Tanpa transparansi data, tanpa keberanian menindak industri nakal, dan tanpa Satgas yang bertaring, RAPBD 2027 hanya akan jadi dokumen pembohong publik.
Warga Cilegon butuh bukti, bukan janji!
Wartawan: Ade maftuhi



Tinggalkan Balasan