Pangandaran, inakor.id – Polsek Kalipucang, Polres Pangandaran, menindaklanjuti laporan keluarga terkait seorang anak perempuan berusia 13 tahun bernama Dinda Aulia yang belum kembali ke rumah setelah pulang sekolah pada Senin (12/10/2026).
Kapolres Pangandaran AKBP Ikrar Potawari, melalui Kapolsek Kalipucang IPTU Ridwan, menyampaikan bahwa kepolisian telah menerima laporan dari keluarga pada Selasa (13/10/2026) malam. Petugas kemudian melakukan penelusuran untuk mengetahui keberadaan anak tersebut sekaligus memastikan keselamatannya.
“Setelah menerima laporan dari keluarga, kami menindaklanjutinya dengan melakukan upaya penelusuran untuk mengetahui keberadaan yang bersangkutan,” demikian keterangan pihak kepolisian melalui Kapolsek Kalipucang IPTU Ridwan.
Berdasarkan keterangan keluarga kepada polisi, Dinda diketahui belum kembali ke rumah setelah mengikuti kegiatan belajar di salah satu madrasah tsanawiyah (MTs) di wilayah Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran.
Sebelum keberadaannya tidak diketahui, Dinda sempat mengirimkan pesan melalui WhatsApp kepada bibinya. Dalam pesan tersebut, ia menyampaikan belum akan pulang ke rumah karena ingin menenangkan pikiran.
Keluarga kemudian berupaya mencari keberadaan Dinda. Dari informasi yang diperoleh, Dinda diduga sempat berada di rumah seorang temannya di wilayah Desa Kalipucang. Namun, saat dilakukan pengecekan, ia tidak ditemukan di lokasi tersebut.
Keluarga juga memperoleh informasi bahwa Dinda diduga pergi menggunakan sepeda motor Yamaha Mio 125 berwarna hitam-merah. Informasi tersebut selanjutnya disampaikan kepada pihak kepolisian untuk membantu proses penelusuran.
Atas kejadian itu, keluarga mendatangi Polsek Kalipucang untuk melaporkan peristiwa tersebut dan meminta bantuan kepolisian agar keberadaan Dinda dapat segera diketahui.
Polres Pangandaran mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi relevan mengenai keberadaan Dinda agar segera melaporkannya kepada kepolisian terdekat. Masyarakat juga diminta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi maupun spekulasi yang berpotensi merugikan anak dan keluarganya.
Kepolisian mengajak masyarakat untuk membantu proses penelusuran melalui jalur resmi serta tetap mengutamakan privasi dan keselamatan anak.
Hingga informasi ini disusun, keberadaan Dinda belum diketahui berdasarkan keterangan yang tersedia dalam laporan tersebut.***
(Agit/ Agus Giantoro)



Tinggalkan Balasan