Kota Bandung, inakor.id – Ketua pelaksana kegiatan Lomba Posyandu se-Kelurahan Sadang Serang, Neng Asmarani Syahchbana, S.E., M.M., menyampaikan apresiasi yang tinggi. Atas dedikasi para kader Posyandu dalam menyukseskan kegiatan yang di gelar pada Sabtu (23/8/2025). Di halaman Kantor Kelurahan Sadang Serang, Kecamatan Coblong, Kota Bandung.

Acara yang pertama kali di selenggarakan di tingkat Kelurahan Sadang Serang ini turut di hadiri oleh Wakil Wali Kota Bandung, Camat Coblong beserta jajaran, Lurah Sadang Serang. Dan para ketua RW dan RT, tokoh masyarakat, serta warga dan undangan lainnya.

banner 336x280

Dalam wawancara bersama inakor.id, Neng Asmarani mengungkapkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan penghargaan. Dan dukungan kepada para kader Posyandu yang menjadi garda terdepan dalam pelayanan kesehatan di lingkungan masyarakat.

“Kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi kami kepada ibu-ibu kader Posyandu, yang selama ini bekerja dengan penuh dedikasi. Mereka adalah ujung tombak dalam pelayanan kesehatan, mulai dari pemantauan balita, ibu hamil, sampai lansia,” ujar Neng Asmarani.

Untuk lintas sektor pelayanan kesehatan. Ia menjelaskan, pelaksanaan lomba ini juga tidak lepas dari dukungan berbagai lembaga di tingkat kelurahan dan kecamatan. Serta kolaborasi lintas sektor dengan dinas-dinas terkait di Pemerintah Kota Bandung.

“Alhamdulillah, kegiatan ini mendapat dukungan penuh, termasuk dari Wakil Wali Kota yang hadir langsung. Kami terus berupaya membangun kolaborasi dengan instansi terkait untuk memperkuat program kesehatan di masyarakat,” katanya.

Salah satu program prioritas yang tengah di dorong adalah Integrasi Layanan Primer (ILP) yang merupakan program dari Kementerian Kesehatan. Dan di dukung oleh Dinas Kesehatan Kota Bandung. Program ini bertujuan memberikan layanan kesehatan berkelanjutan sepanjang siklus kehidupan. m
Mulai dari ibu hamil, bayi, balita, remaja, dewasa, hingga lansia.

“Program ILP ini adalah bagian dari upaya kami untuk memastikan standar pelayanan minimal di bidang kesehatan bisa tercapai. Ini akan kami integrasikan ke dalam kegiatan Posyandu ke depannya,” jelasnya.

Dalam pendampingan dan pembinaan Juara Lomba Posyandu. Neng Asmarani menambahkan, para juara dari lomba Posyandu tahun ini tidak akan berhenti pada penerimaan penghargaan semata. Ke depan, pihaknya akan melakukan pembinaan dan pendampingan secara intensif kepada para kader, terutama yang berhasil meraih juara pertama.

“Kami akan mendampingi para kader yang berprestasi, baik dalam jangka pendek, menengah, maupun panjang. Tentunya, kami sangat membutuhkan dukungan dari dinas-dinas terkait agar pembinaan ini berjalan maksimal,” ungkapnya.

Kelurahan Sadang Serang saat ini memiliki total 28 Posyandu yang tersebar di 21 RW. Dalam beberapa RW, terdapat lebih dari satu Posyandu, mengingat tingginya jumlah penduduk dan kebutuhan pelayanan kesehatan.

Menutup wawancaranya, Neng Asmarani mengimbau masyarakat untuk terus menjaga pola hidup bersih dan sehat (PHBS). Terutama dalam kondisi lingkungan dan cuaca yang tidak menentu akhir-akhir ini.

“Kami mengajak seluruh warga untuk memperhatikan kesehatan lingkungan dan pribadi. Jangan abaikan kesehatan ibu hamil, balita, dan lansia, karena mereka adalah kelompok paling rentan. Posyandu hadir untuk menjaga siklus hidup masyarakat agar tetap sehat dan sejahtera,” pungkasnya.

Kegiatan Lomba Posyandu ini di harapkan menjadi pemicu semangat baru bagi seluruh kader dan masyarakat. Dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan secara mandiri dan berkelanjutan di tingkat akar rumput.***

Suryana.

banner 336x280