Pangandaran, inakor.id – Ketua DPC 234 Solidarity Community (234 SC) Kabupaten Pangandaran, Tushendar, mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan peringatan Hari Lahir Pancasila sebagai momentum untuk memperkuat persatuan bangsa, memperkokoh semangat gotong royong, dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Menurut Tushendar, Pancasila tidak hanya menjadi dasar negara, tetapi juga pedoman hidup yang harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di tengah berbagai tantangan sosial yang terus berkembang.

banner 336x280

“Hari Lahir Pancasila bukan hanya peringatan seremonial tahunan, tetapi momentum untuk merefleksikan sejauh mana nilai-nilai persatuan, kemanusiaan, keadilan sosial, dan gotong royong telah kita implementasikan dalam kehidupan bermasyarakat,” kata Tushendar, Senin (1/6/2026).

Ia menilai, perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi saat ini menjadi tantangan tersendiri bagi bangsa Indonesia. Karena itu, masyarakat perlu semakin memperkuat komitmen kebangsaan dengan menjadikan Pancasila sebagai landasan berpikir dan bertindak.

“Tantangan bangsa saat ini bukan hanya pembangunan fisik, tetapi juga bagaimana menjaga persatuan di tengah derasnya informasi yang terkadang dapat memicu polarisasi dan perpecahan. Pancasila harus tetap menjadi pegangan dalam menjaga harmoni kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujarnya.

Sebagai organisasi kemasyarakatan yang bergerak di bidang sosial, budaya, seni, otomotif, dan kepemudaan, lanjut Tushendar, 234 SC Pangandaran berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan melalui berbagai kegiatan yang mendorong solidaritas, kepedulian sosial, dan semangat persaudaraan.

Menurutnya, keberagaman yang dimiliki Indonesia merupakan kekuatan yang harus dijaga bersama, bukan menjadi alasan untuk terpecah.

“Pancasila mengajarkan bahwa perbedaan adalah kekuatan untuk saling melengkapi. Bangsa ini dibangun oleh keberagaman, sehingga menjaga persatuan merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat,” katanya.

Tushendar berharap peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat Indonesia untuk terus merawat kebhinekaan, memperkuat rasa cinta tanah air, serta menjaga warisan para pendiri bangsa.

“Pancasila adalah fondasi yang telah menjaga bangsa ini tetap kokoh. Selama nilai-nilainya terus hidup di tengah masyarakat, Indonesia akan selalu memiliki kekuatan untuk menghadapi berbagai tantangan zaman,” pungkasnya.***

 

(Agit/ Agus Giantoro)

banner 336x280