KOTA BANDUNG, INAKOR.ID – Partai Golongan Karya (Golkar) mulai mematangkan strategi pemenangan pemilu melalui Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Pemenangan Pemilu sekaligus Bimbingan Teknis (Bimtek) Fraksi Partai Golkar tingkat provinsi, kota, dan kabupaten se-Indonesia Tahun 2026.

Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Pullman, Kota Bandung, pada Sabtu, 10 Oktober 2026, dengan dihadiri jajaran ketua, sekretaris jenderal, serta pengurus Partai Golkar dari tingkat pusat hingga daerah. Sejumlah tokoh penting dan undangan lainnya turut hadir dalam agenda tersebut.

banner 336x280

Rakornis dan Bimtek ini menjadi momentum strategis bagi Partai Golkar untuk memperkuat konsolidasi organisasi, meningkatkan kapasitas anggota fraksi, serta menyusun langkah-langkah konkret dalam menghadapi kontestasi pemilu mendatang.

Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, dalam konferensi pers seusai kegiatan menyampaikan bahwa salah satu fokus utama kegiatan tersebut adalah memperkuat kedekatan anggota fraksi dengan masyarakat, sekaligus meningkatkan kemampuan mereka dalam memahami persoalan dan memperjuangkan aspirasi rakyat.

Menurut Sarmuji, anggota fraksi Partai Golkar di setiap tingkatan harus memiliki pemahaman yang mendalam mengenai berbagai persoalan yang berkembang di daerah masing-masing. Dengan demikian, mereka dapat menentukan strategi komunikasi dan langkah perjuangan politik yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Anggota fraksi harus terkait dan terpaut hatinya dengan masyarakat, mendalami persoalan-persoalan daerah yang berkembang, serta memahami strategi apa yang bisa digunakan untuk terus berkomunikasi dengan rakyat dan memperjuangkan aspirasi mereka,” ujar Sarmuji.

Ia menegaskan, kedekatan dengan masyarakat merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap Partai Golkar. Karena itu, anggota fraksi tidak cukup hanya menjalankan fungsi kelembagaan, tetapi juga harus mampu hadir di tengah masyarakat, mendengarkan keluhan, serta mengawal aspirasi agar dapat diperjuangkan melalui kebijakan dan program yang relevan.

Perkuat Dukungan terhadap Pemerintahan Prabowo-Gibran

Selain meningkatkan kapasitas anggota fraksi, Rakornis dan Bimtek tersebut dimanfaatkan untuk menyosialisasikan program-program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Sarmuji menjelaskan, sebagai bagian dari koalisi pemerintahan, Partai Golkar ingin memastikan dukungan terhadap program pemerintah tidak hanya terpusat di tingkat nasional, tetapi juga terimplementasi hingga ke daerah.

Untuk itu, jajaran anggota fraksi Partai Golkar di berbagai tingkatan diarahkan agar turut mendukung pelaksanaan program pemerintah sesuai dengan fungsi dan kewenangan masing-masing.

“Kami ingin dukungan terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran bukan hanya terpusat di Jakarta, tetapi sampai ke daerah-daerah. Kami menginstruksikan anggota fraksi untuk mendukung program-program pemerintahan agar visi dan misi Presiden dapat tercapai dengan baik, serta program-programnya terlaksana hingga 2029 mendatang,” jelasnya.

Melalui langkah tersebut, Partai Golkar berharap koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dapat semakin kuat. Dukungan politik di tingkat daerah juga diharapkan mampu membantu pelaksanaan program pembangunan agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Petakan Daerah Pemilihan, Targetkan Penambahan Kursi

Dalam menghadapi pemilu mendatang, Sarmuji menegaskan bahwa Partai Golkar memiliki target utama untuk meningkatkan perolehan kursi legislatif di seluruh tingkatan, mulai dari pusat hingga daerah.

Menurutnya, partai telah melakukan pemetaan awal terhadap potensi kekuatan politik berdasarkan hasil pemilu sebelumnya. Pemetaan tersebut digunakan untuk mengidentifikasi daerah pemilihan (dapil) yang perlu mendapat perhatian khusus, sekaligus wilayah yang berpeluang meningkatkan perolehan kursi.

“Targetnya, untuk DPR kita menambah kursi. Pokoknya, di masing-masing tingkatan kita akan berusaha menambah kursi,” tegas Sarmuji.

Ia menjelaskan, analisis awal telah dilakukan dengan memanfaatkan data hasil pemilu sebelumnya atau data statis. Dari analisis tersebut, Partai Golkar dapat mengidentifikasi dapil yang tergolong rawan serta dapil yang memiliki peluang untuk tumbuh dan menambah perolehan kursi.

Namun, pemetaan tersebut tidak akan berhenti pada data historis. Partai Golkar juga berencana memperkuat analisis dengan memasukkan data-data dinamis, termasuk hasil pemilihan kepala daerah (pilkada) dan survei terbaru.

Menurut Sarmuji, kombinasi data statis dan dinamis akan menjadi bahan evaluasi untuk menentukan strategi pemenangan yang lebih terukur dan sesuai dengan perkembangan kondisi politik di setiap daerah.

“Data-data dinamis, seperti hasil pilkada dan survei terkini, akan memperkuat analisis kami. Dengan begitu, penguatan bisa dilakukan di dapil-dapil yang rawan maupun di dapil yang memiliki potensi untuk tumbuh lebih tinggi,” ungkapnya.

Konsolidasi Menjadi Modal Menghadapi Pemilu

Melalui penyelenggaraan Rakornis Pemenangan Pemilu dan Bimtek Fraksi Partai Golkar Tahun 2026, partai berlambang pohon beringin tersebut berupaya menyatukan langkah seluruh jajaran pengurus dan anggota fraksi dalam menghadapi agenda politik mendatang.

Penguatan kapasitas kader, peningkatan komunikasi dengan masyarakat, dukungan terhadap program pemerintah, serta pemetaan potensi elektoral menjadi bagian dari strategi yang disiapkan untuk memperbesar peluang kemenangan.

Dengan konsolidasi yang terarah dan strategi berbasis data, Partai Golkar menargetkan peningkatan perolehan kursi legislatif di setiap tingkatan. Pada saat yang sama, kedekatan dengan masyarakat tetap menjadi perhatian penting agar perjuangan politik partai berjalan seiring dengan aspirasi dan kebutuhan rakyat.

Rakornis dan Bimtek ini diharapkan menjadi landasan bagi seluruh jajaran Partai Golkar di tingkat pusat maupun daerah untuk memperkuat soliditas organisasi, meningkatkan kinerja anggota fraksi, dan mempersiapkan strategi pemenangan pemilu secara lebih sistematis.***

(Wawat S)

banner 336x280