Pangandaran, inakor.id – BPJS Kesehatan Kabupaten Pangandaran terus memperluas kemudahan layanan administrasi bagi peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui berbagai layanan digital dan jemput bola.
Kepala Kantor Kabupaten BPJS Kesehatan Pangandaran, Ahmad Fauzi Nugraha, mengatakan masyarakat kini tidak perlu selalu datang ke kantor untuk mengurus administrasi kepesertaan.
Salah satu layanan yang disediakan adalah PANDAWA (Pelayanan Administrasi melalui WhatsApp) di nomor 0811-8165-165. Melalui layanan tersebut, masyarakat dapat melakukan pendaftaran peserta mandiri, perubahan fasilitas kesehatan, pembaruan data hingga pengecekan status kepesertaan.
Selain PANDAWA, peserta juga dapat memanfaatkan aplikasi Mobile JKN untuk mengakses berbagai layanan secara daring, seperti mengambil nomor antrean fasilitas kesehatan, melihat status kepesertaan, hingga mengubah data peserta.
BPJS Kesehatan juga menyediakan Care Center 165 yang beroperasi selama 24 jam untuk memberikan informasi dan membantu peserta.
“Berbagai kanal layanan ini kami hadirkan agar masyarakat semakin mudah mengakses pelayanan BPJS Kesehatan tanpa harus datang ke kantor,” ujar Fauzi, Senin (27/7/2026).
Bagi masyarakat yang berada di wilayah dengan keterbatasan jaringan internet maupun sinyal telekomunikasi, BPJS Kesehatan menghadirkan layanan BPJS Keliling.
Menurut Fauzi, layanan tersebut dapat dilaksanakan atas permintaan pemerintah desa sehingga masyarakat tetap memperoleh pelayanan administrasi secara langsung.
“Seperti yang belum lama ini kami lakukan di Desa Cibenda. Masyarakat bisa mengurus berbagai keperluan administrasi tanpa harus datang ke kantor BPJS Kesehatan,” katanya.
BPJS Kesehatan juga memiliki Program REHAB (Rencana Pembayaran Bertahap) bagi peserta yang memiliki tunggakan iuran. Program tersebut memungkinkan peserta mencicil tunggakan sesuai kemampuan hingga status kepesertaan kembali aktif setelah seluruh kewajiban dilunasi.
Selain itu, BPJS Kesehatan telah bekerja sama dengan sejumlah bank pemerintah melalui layanan autodebet untuk membantu peserta mandiri membayar iuran tepat waktu.
“Peserta cukup memastikan saldo rekening tersedia. Dengan autodebet, pembayaran dilakukan secara otomatis sehingga risiko lupa membayar bisa diminimalkan,” ujar Fauzi.
Ia mengajak masyarakat memanfaatkan berbagai kemudahan layanan tersebut sekaligus tetap menjaga kesehatan dengan rutin memeriksakan diri di fasilitas kesehatan tingkat pertama.
“Program JKN bukan hanya saat seseorang sakit, tetapi juga mendukung masyarakat agar tetap sehat melalui pelayanan kesehatan yang mudah diakses,” tutupnya.***
(Agit/ Agus Giantoro)



Tinggalkan Balasan