Pangandaran, inakor.id – Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Ida Nurlaela Wiradinata, meresmikan rekonstruksi Jalan dan Jembatan Cantilan di Dusun Cantilan, Desa Kertajaya, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Pangandaran, Senin (15/6) lalu.
Infrastruktur yang menghubungkan kawasan perbatasan Kabupaten Pangandaran dan Kabupaten Tasikmalaya tersebut diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.
Ida Nurlaela Wiradinata mengatakan pembangunan jalan dan jembatan tersebut merupakan tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang disampaikan saat kegiatan reses. Menurutnya, akses transportasi yang memadai menjadi kebutuhan penting bagi warga, khususnya untuk menunjang aktivitas pertanian dan distribusi hasil produksi masyarakat.
“Alhamdulillah, satu per satu aspirasi yang disampaikan warga mulai terealisasi. Salah satunya perbaikan jalan yang menjadi akses masyarakat Dusun Cantilan menuju lahan pertanian. Kini kondisi jalannya lebih nyaman dan warga menyambut baik,” ujar Ida via pesan Whatsapp, Rabu (17/6/2026).
Jembatan Cantilan memiliki posisi strategis sebagai jalur penghubung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat di wilayah perbatasan Pangandaran-Tasikmalaya. Rampungnya rekonstruksi jalan dan jembatan tersebut disambut antusias oleh ratusan warga karena dinilai mampu mempermudah akses transportasi, memangkas waktu tempuh perjalanan, serta memperlancar distribusi hasil pertanian dan perikanan yang menjadi sumber penghidupan masyarakat.
Sebelum direkonstruksi, kondisi jalan dan jembatan di kawasan tersebut kerap dikeluhkan warga. Kerusakan yang terjadi selama bertahun-tahun menyulitkan akses petani menuju lahan garapan dan menghambat distribusi hasil panen ke berbagai wilayah pemasaran. Dengan selesainya pembangunan infrastruktur tersebut, akses dari Kecamatan Cigugur menuju wilayah Kabupaten Tasikmalaya kini menjadi lebih mudah dan aman dilalui.
Dalam kesempatan itu, sejumlah tokoh masyarakat juga menyampaikan aspirasi lanjutan terkait kebutuhan pembangunan tanggul penahan sungai untuk mengantisipasi luapan air saat musim hujan. Menanggapi hal tersebut, Ida menegaskan bahwa pembangunan daerah memerlukan dukungan dan kolaborasi dari seluruh pihak.
“Mewujudkan harapan masyarakat membutuhkan semangat gotong royong dan kolaborasi. Tidak ada pembangunan yang berhasil tanpa kebersamaan dan kepedulian bersama,” katanya.
Selain peresmian infrastruktur, kegiatan tersebut juga diisi dengan penyaluran bantuan sosial kepada sejumlah keluarga prasejahtera di sekitar kawasan Cantilan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang berada di wilayah perbatasan.**
(Agit/ Agus Giantoro)



Tinggalkan Balasan