Pangandaran, inakor.id — Sebanyak 240 pengayuh becak di Kabupaten Pangandaran mengikuti pelatihan pengoperasian becak listrik sebagai bagian dari persiapan penyaluran bantuan becak listrik dari Presiden Prabowo Subianto.

Pelatihan tersebut menjadi tahapan penting sebelum 240 unit becak listrik diserahkan secara resmi kepada para penerima bantuan. Para pengayuh diberikan pemahaman mengenai cara mengoperasikan kendaraan, sistem kelistrikan, pengisian daya baterai hingga keselamatan berlalu lintas.

banner 336x280

Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Pangandaran, H. Ujang Endin Indrawan, mengatakan pelatihan diberikan untuk memastikan para penerima, terutama pengayuh becak yang telah lanjut usia, mampu mengoperasikan becak listrik dengan aman dan nyaman.

“Pelatihan ini diadakan untuk memastikan para pengayuh becak, yang mayoritas telah berusia lanjut, dapat mengoperasikan armada baru secara aman, ramah lingkungan, dan nyaman,” kata Ujang Endin, Kamis (17/9/2026).

Menurutnya, materi pelatihan mencakup tata cara mengendarai becak listrik, penggunaan tuas gas dan kontrol kecepatan, sistem pengereman, hingga manajemen baterai.

Peserta juga mendapatkan panduan mengenai cara melakukan pengisian daya, pemeliharaan baterai serta perkiraan jarak tempuh kendaraan.

Selain aspek teknis, para pengayuh dibekali pemahaman mengenai keselamatan berlalu lintas, termasuk marka jalan, batas kecepatan yang aman dan etika berkendara, khususnya ketika beroperasi di kawasan perkotaan maupun destinasi wisata.

Ujang menambahkan, kehadiran peserta dalam pelatihan juga menjadi bagian dari proses verifikasi akhir penerima bantuan agar penyaluran becak listrik tepat sasaran.

Program bantuan becak listrik tersebut menyasar para pengayuh becak tradisional, khususnya kelompok lanjut usia. Bantuan diharapkan dapat mengurangi beban fisik pengayuh yang selama ini harus mengandalkan tenaga untuk mengayuh becak, sekaligus membantu menunjang aktivitas dan penghasilan mereka.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran, Dede Sutistwa Nataatmaja, mengatakan pelatihan sekaligus dimanfaatkan untuk melakukan verifikasi dan pemutakhiran data penerima bantuan.

” Ada 240 unit becak bantuan dari Presiden Prabowo Subianto dan 240 tukang becak kami undang untuk mengikuti pelatihan. Supaya nanti saat prosesi penyerahan, becak listrik ini bisa langsung dioperasionalkan tanpa kendala,” ujar Dede.

Pelatihan diawali dengan materi pengenalan armada, termasuk sistem kelistrikan dan tata cara pengisian daya. Setelah itu, peserta mengikuti uji praktik pengoperasian becak listrik secara bergelombang, dengan masing-masing kelompok terdiri dari 10 orang.

Salah seorang pengayuh becak lansia asal Kelurahan Pananjung, Sutarjo, mengaku senang dan bersyukur mendapat kesempatan mengikuti pelatihan tersebut.

Menurutnya, keberadaan becak listrik akan sangat membantu pengayuh yang sudah berusia lanjut karena tidak lagi harus mengeluarkan tenaga besar ketika membawa penumpang.

“Alhamdulillah senang sekali. Dengan becak cas ini kami yang sudah tua tidak perlu terlalu berat mengayuh lagi. Pelatihannya juga jelas, diajari pelan-pelan sampai paham. Jadi kami tidak bingung saat nanti menerima bagaimana cara mengendarai,” kata Sutarjo.

Ia juga menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan kepada para pengayuh becak di Pangandaran.

Dengan pelatihan tersebut, seluruh penerima diharapkan telah memiliki kemampuan dasar dalam mengoperasikan becak listrik sehingga kendaraan dapat digunakan secara aman dan nyaman setelah penyerahan resmi.***

(Agit/ Agus Giantoro)

banner 336x280