CILEGON, Inakor.id – Upaya mencegah penyebaran Tuberkulosis (TBC) terus digencarkan UPTD Puskesmas Ciwandan. Melalui program Tracing TB Terintegrasi Cek Kesehatan Gratis (CKG), Puskesmas Ciwandan menggelar pemeriksaan Rontgen gratis di delapan titik wilayah Kecamatan Ciwandan.

Program yang berlangsung selama delapan hari, mulai 21 hingga 30 Oktober 2026 ini menyasar masyarakat dengan risiko tinggi terpapar TBC. Pelayanan dilaksanakan setiap pukul 08.00 hingga 11.00 WIB.

banner 336x280

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya jemput bola untuk menemukan kasus TBC sedini mungkin, mempercepat penanganan pasien, sekaligus memutus mata rantai penularan di tengah masyarakat.

Pihak UPTD Puskesmas Ciwandan menegaskan, deteksi dini menjadi kunci penting dalam penanggulangan TBC.

“TB bisa disembuhkan jika ditemukan lebih awal. Melalui Rontgen Gratis ini, kami ingin menjangkau warga yang paling berisiko agar bisa segera diperiksa dan ditangani,” ujar pihak Puskesmas Ciwandan.

Tujuh Kelompok Menjadi Sasaran Prioritas

Pemeriksaan Rontgen gratis ini diprioritaskan bagi masyarakat yang memiliki risiko lebih tinggi terhadap penularan maupun perkembangan penyakit TBC.

Kelompok sasaran tersebut meliputi:

1. Masyarakat yang memiliki kontak erat dengan pasien TBC.
2. Anggota keluarga yang tinggal serumah dengan pasien TBC.
3. Kelompok lanjut usia (lansia).
4. Penderita diabetes melitus.
5. Perokok.
6. Penderita gizi buruk yang mampu berdiri dan kooperatif.
7. Kader Posyandu.

Puskesmas Ciwandan mengimbau masyarakat yang masuk dalam kategori tersebut agar tidak melewatkan kesempatan pemeriksaan gratis sesuai jadwal dan lokasi yang telah ditentukan.

Cukup Bawa Fotokopi KK dan KTP

Untuk mendapatkan layanan pemeriksaan ini, masyarakat cukup membawa fotokopi Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Seluruh pelayanan diberikan secara gratis tanpa dipungut biaya apa pun.

Berikut jadwal dan lokasi pelaksanaan pemeriksaan:

– Rabu, 21 Oktober 2026: Kelurahan Banjarnegara.
– Kamis, 22 Oktober 2026: Kelurahan Kubangsari.
– Jumat, 23 Oktober 2026: Kelurahan Tegal Ratu.
– Senin, 26 Oktober 2026: Kelurahan Randakari.
– Selasa, 27 Oktober 2026: Pustu Tegal Ratu.
– Rabu, 28 Oktober 2026: Ponpes Al-Hasyimiyah.
– Kamis, 29 Oktober 2026: Kelurahan Kepuh.
– Jumat, 30 Oktober 2026: Pustu Gunung Sugih.

Waktu pelayanan: Pukul 08.00–11.00 WIB di setiap lokasi.

Deteksi Dini Jadi Kunci Putus Rantai Penularan

TBC masih menjadi salah satu tantangan kesehatan masyarakat. Penyakit yang disebabkan bakteri Mycobacterium tuberculosis ini dapat menular melalui udara, terutama ketika penderita TBC paru aktif batuk atau bersin.

Bahaya lainnya, sebagian orang yang terinfeksi tidak menyadari kondisinya karena gejala awal kerap dianggap sebagai batuk biasa. Karena itu, pemeriksaan dini sangat penting agar kasus dapat segera ditemukan dan ditangani sebelum penularan semakin meluas.

Puskesmas Ciwandan juga mengajak kader kesehatan, tokoh masyarakat, pengurus RT/RW, serta keluarga pasien TBC untuk ikut menyebarluaskan informasi program tersebut.

Dengan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, diharapkan semakin banyak warga yang mengetahui dan memanfaatkan fasilitas pemeriksaan gratis ini.

Melalui program Tracing TB Terintegrasi CKG, Puskesmas Ciwandan berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini semakin meningkat demi mewujudkan lingkungan yang lebih sehat dan terbebas dari ancaman TBC.

“Bersama Kita Wujudkan Masyarakat Sehat Bebas TB.”

Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat mengakses akun resmi Instagram @puskesmasuptdciwandan serta kanal Facebook, YouTube, dan TikTok Puskesmas Ciwandan.

(A.M/RED)

banner 336x280