MAKASSAR, INAKOR.ID- Kapolsek Bontoala, Kompol H. Abdul Samad, S.H., MM., memimpin upacara bendera sekaligus memberikan sosialisasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) kepada siswa-siswi SMK Negeri 4 Jalan Bandang Kota Makassar, Senin (19/10/26) pagi.
Kegiatan ini menjadi momentum untuk menanamkan kesadaran hukum, kedisiplinan, serta tanggung jawab sosial di kalangan pelajar.
Dalam amanatnya, Kompol H. Abdul Samad menyampaikan sejumlah pesan penting mengenai pencegahan kenakalan remaja, aksi tawuran, geng motor, perundungan (bullying), penyalahgunaan narkoba, bahaya judi online, hingga pentingnya mematuhi aturan berlalu lintas.
Kapolsek menegaskan bahwa pelajar merupakan generasi penerus bangsa yang harus dibekali karakter positif, kedisiplinan, dan pemahaman hukum sejak dini.
“Polri hadir bersama masyarakat, termasuk di lingkungan pendidikan, untuk memberikan edukasi dan mengajak para pelajar berperan aktif menjaga keamanan serta ketertiban. Masa depan adik-adik sekalian harus diisi dengan prestasi, bukan tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain,” demikian pesan yang ditekankan dalam kegiatan tersebut.
Tegas Tolak Tawuran dan Perundungan
Dalam arahannya, Kapolsek Bontoala mengingatkan bahwa aksi perang kelompok, tawuran, dan keterlibatan pelajar dalam geng motor merupakan perilaku yang harus dicegah bersama.
Ia juga menegaskan bahwa tindakan kekerasan dan perundungan di lingkungan sekolah tidak dapat dibenarkan karena dapat berdampak buruk terhadap korban, pelaku, maupun iklim pendidikan.
Para siswa diimbau agar tidak mudah terprovokasi oleh ajakan berkelahi, termasuk pesan-pesan provokatif yang beredar melalui media sosial.
Kapolsek juga mengajak para pelajar untuk segera melaporkan kepada guru, pihak sekolah, atau kepolisian apabila mengetahui adanya rencana tawuran maupun potensi gangguan keamanan lainnya.
Langkah tersebut dinilai penting agar potensi konflik dapat diantisipasi sejak dini dan tidak berkembang menjadi tindakan yang membahayakan keselamatan.
Ingatkan Bahaya Narkoba dan Judi Online
Selain persoalan kekerasan di kalangan remaja, Kompol H. Abdul Samad turut mengingatkan para siswa agar menjauhi narkotika, psikotropika, dan obat-obatan terlarang lainnya.
Ia mengajak para pelajar untuk memilih lingkungan pergaulan yang sehat, berani menolak ajakan negatif, serta mengutamakan kegiatan yang mendukung pendidikan dan pengembangan diri.
Perhatian juga diberikan terhadap bahaya judi online yang dapat menimbulkan kerugian finansial, mengganggu konsentrasi belajar, serta berdampak pada kesehatan dan kehidupan sosial apabila dilakukan secara berlebihan.
Para siswa diharapkan mampu menggunakan teknologi dan media digital secara bijak, tidak terjerumus dalam praktik perjudian, serta memanfaatkan waktu untuk belajar dan meraih prestasi.
Tekankan Keselamatan dan Ketertiban Berlalu Lintas
Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Bontoala juga menyoroti pentingnya kesadaran berlalu lintas di kalangan pelajar.
Ia mengingatkan agar siswa yang belum memenuhi persyaratan berkendara tidak membawa sepeda motor sendiri ke sekolah. Para pelajar juga diminta selalu menggunakan helm berstandar keselamatan, tidak berboncengan lebih dari ketentuan, serta tidak menggunakan knalpot yang tidak sesuai aturan.
Menurutnya, kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas bukan sekadar untuk menghindari pelanggaran, melainkan sebagai bentuk tanggung jawab dalam menjaga keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.
Pelajar Adalah Aset Bangsa
Menutup amanatnya, Kompol H. Abdul Samad mengajak seluruh siswa-siswi SMK Negeri 4 Makassar agar menjadi generasi muda yang berprestasi, berakhlak baik, menghormati orang tua dan guru, serta taat terhadap hukum.
Ia menekankan bahwa nama baik sekolah hendaknya dibangun melalui pencapaian positif, kedisiplinan, dan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi antara kepolisian, pihak sekolah, guru, dan siswa.
Humas Polsek Bontoala/@s



Tinggalkan Balasan