PANGKALAN BUN, INAKOR.ID – Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin, S.A.P., M.Sc memerintahkan Dandim 1014/Pangkalan Bun untuk melakukan pemadaman titik-titik api baru maupun titik api lanjutan di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting.
Menindaklanjuti perintah tersebut, Komandan Kodim (Dandim) 1014/Pangkalan Bun, Letkol Inf Makin, S.Sos., M.I.P., turun langsung ke garis depan untuk membantu upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Desa Sekonyer, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, Senin (19/10/2026).
Kehadiran Dandim di lokasi kebakaran merupakan bentuk kepedulian sekaligus komitmen Kodam XXII/Tambun Bungai dalam mendukung penanganan Karhutla, khususnya di kawasan konservasi yang memiliki peran penting dalam menjaga kelestarian lingkungan dan ekosistem hutan.
Tidak hanya memantau situasi, Letkol Inf Makin juga terjun langsung membantu proses pemadaman api bersama personel gabungan TNI/Polri dan para relawan yang terus berupaya mengendalikan kebakaran di lapangan.
Di sela-sela kegiatan, Dandim turut memberikan motivasi dan semangat kepada seluruh prajurit TNI/Polri serta relawan agar tetap solid, pantang menyerah, dan selalu mengutamakan keselamatan dalam menjalankan tugas.
Menurutnya, penanganan Karhutla membutuhkan kerja sama, koordinasi, dan semangat gotong royong dari seluruh unsur yang terlibat. Kondisi medan yang menantang serta potensi meluasnya kebakaran menjadi tantangan tersendiri yang harus dihadapi dengan kesiapsiagaan dan kerja keras.
“Penanganan Karhutla ini merupakan tanggung jawab kita bersama. Saya mengapresiasi seluruh prajurit TNI/Polri, relawan, dan semua pihak yang telah bekerja keras di lapangan. Tetap semangat, jaga kekompakan, dan laksanakan tugas dengan penuh keikhlasan serta tetap mengutamakan faktor keamanan,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa upaya pemadaman harus terus dilakukan secara maksimal dan terkoordinasi agar kebakaran dapat segera dikendalikan serta dampaknya terhadap lingkungan dan masyarakat dapat diminimalkan.
Melalui sinergi dan kerja sama seluruh pihak, diharapkan penanganan Karhutla di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting dapat berjalan optimal sehingga kelestarian ekosistem hutan tetap terjaga dan masyarakat terhindar dari dampak kebakaran.**
Wawat S
Sumber: Pendam XXII/Tambun Bungai.



Tinggalkan Balasan