GOWA,INAKOR.ID – Posko Trotoar Suara Siri Na Pacce yang selama ini berdiri di Jalan Masjid Raya, Sungguminasa, resmi dibongkar untuk sementara waktu. Keputusan tersebut diambil sebagai bentuk kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku setelah masa izin pendirian posko berakhir.Jumat, 10/7/26
Koordinator Posko Trotoar Suara Siri Na Pacce menegaskan bahwa pembongkaran posko sama sekali bukan pertanda berakhirnya perjuangan. Sebaliknya, langkah ini merupakan bentuk penghormatan terhadap hukum dan komitmen untuk tetap memperjuangkan aspirasi masyarakat melalui jalur yang konstitusional.
“Perjuangan tidak diukur dari berdiri atau tidaknya sebuah posko. Semangat untuk mengawal kepentingan masyarakat tetap hidup dan akan terus kami lanjutkan,” tegas Koordinator Posko.
Posko Trotoar Suara Siri Na Pacce juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat Kabupaten Gowa yang selama ini memberikan dukungan moril maupun materiil. Bantuan berupa air mineral, makanan ringan, hingga berbagai bentuk partisipasi lainnya menjadi bukti nyata bahwa masih banyak warga yang peduli terhadap perjuangan untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih, transparan, dan berpihak kepada rakyat.
Setelah pembongkaran posko, fokus gerakan akan diarahkan pada pengawalan penuh terhadap proses kerja Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Gowa. Pengawalan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh proses berjalan secara terbuka, objektif, profesional, serta menghasilkan rekomendasi yang benar-benar menjawab harapan masyarakat.
Sebagai lembaga representasi rakyat, DPRD Kabupaten Gowa diharapkan mampu menjalankan fungsi pengawasan secara maksimal. Karena itu, Posko Trotoar Suara Siri Na Pacce berkomitmen untuk terus mengikuti setiap tahapan kerja Pansus, mulai dari rapat, pembahasan, hingga lahirnya rekomendasi akhir yang dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.
Kami percaya bahwa masyarakat berhak mengetahui perkembangan proses ini secara terbuka. Karena itu, kami akan tetap mengawal, mengawasi, dan memastikan proses Pansus tidak berhenti di tengah jalan,” lanjutnya.
Posko Trotoar Suara Siri Na Pacce juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Gowa untuk tetap menjaga situasi yang kondusif, bersikap kritis, dan terus mengawal jalannya proses demokrasi secara damai.
Posko boleh dibongkar sementara, tetapi semangat Siri Na Pacce untuk memperjuangkan kepentingan rakyat tidak akan pernah dibongkar.
Rilis ini disampaikan sebagai bentuk komitmen bahwa perjuangan akan terus berlanjut melalui cara-cara yang menghormati hukum, menjunjung demokrasi, serta mengedepankan kepentingan masyarakat Kabupaten Gowa.
Laporan :
Koordinator Posko Trotoar Suara Siri Na Pacce



Tinggalkan Balasan