Pangandaran, inakor.id – Antusiasme masyarakat terhadap pelaksanaan Jalan Sehat Bulan Bung Karno 2026 terlihat sangat tinggi. Sejak pagi hari, ribuan warga dari berbagai wilayah di Kabupaten Pangandaran memadati Lapang Merdeka Pangandaran, Sabtu (20/6/2026), untuk mengikuti kegiatan yang menjadi pembuka rangkaian peringatan Bulan Bung Karno hingga 27 Juni 2026.
Selain menjadi ajang olahraga dan silaturahmi, kegiatan tersebut juga menjadi sarana memperkuat nilai-nilai kebangsaan serta mengenang perjuangan Bung Karno sebagai Proklamator Kemerdekaan Republik Indonesia.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pangandaran, Jeje Wiradinata, mengatakan rangkaian kegiatan Bulan Bung Karno tahun ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi sarana edukasi untuk memperkenalkan nilai-nilai perjuangan dan pemikiran Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno, kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
“Sebagai pewaris nilai-nilai perjuangan Bung Karno, kami memiliki kewajiban untuk terus menyosialisasikan dan mengomunikasikan nilai-nilai kebangsaan, terutama tentang NKRI dan Pancasila sebagai konsensus dasar kehidupan berbangsa dan bernegara,” kata Jeje.
Selain jalan sehat, rangkaian Bulan Bung Karno 2026 juga diisi dengan turnamen bola voli antardesa di berbagai kecamatan serta lomba paduan suara tingkat SMA dan SMK yang akan menjadi puncak acara pada 27 Juni mendatang.
Menurut Jeje, kegiatan Bulan Bung Karno merupakan upaya untuk mengingatkan kembali masyarakat terhadap sejarah perjuangan bangsa dan peran besar Bung Karno dalam membangun Indonesia.
“Banyak generasi sekarang yang tidak mengenal sosok Bung Karno secara utuh. Karena itu, menjadi kewajiban kita untuk menyampaikan sejarah yang benar kepada masyarakat. Sejarah tidak boleh dilupakan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Bung Karno bersama para pendiri bangsa telah meletakkan fondasi Negara Kesatuan Republik Indonesia dan melahirkan Pancasila sebagai dasar negara yang hingga kini menjadi pemersatu bangsa.
“Beliau bersama founding fathers berhasil membangun fondasi NKRI. Pemikiran Bung Karno tentang kehidupan berbangsa dan bernegara harus terus disampaikan kepada masyarakat karena masih sangat relevan hingga saat ini,” katanya.
Jeje juga menekankan pentingnya meneladani sikap kenegarawanan Bung Karno yang selalu mengutamakan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi maupun jabatan.
“Nilai-nilai pengorbanan dan kecintaan kepada bangsa harus menjadi pelajaran bagi generasi sekarang. Ketika kepentingan bangsa dan negara dipertaruhkan, maka semua pihak harus menempatkan kepentingan nasional di atas segala-galanya,” tuturnya.
Untuk memperluas edukasi sejarah kepada masyarakat, khususnya kalangan muda, pihaknya juga tengah menyiapkan pertunjukan tari kolosal bertema perjuangan Bung Karno yang direncanakan ditampilkan pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026.
Tingginya partisipasi masyarakat dalam kegiatan tersebut mencerminkan kuatnya semangat kebersamaan dan gotong royong yang masih terjaga di tengah kehidupan masyarakat Pangandaran.
Untuk menambah kemeriahan acara, panitia menyediakan doorprize dengan total hadiah mencapai sekitar Rp60 juta. Berbagai hadiah menarik dibagikan kepada peserta, mulai dari sepeda listrik, sepeda gunung (MTB), sepeda BMX, televisi LCD, kulkas, mesin cuci, kipas angin, kompor gas, hingga puluhan hadiah hiburan lainnya.
Suasana Lapang Merdeka semakin semarak dengan penampilan grup musik Mustika Paksi yang menghibur ribuan peserta. Sorak sorai dan tepuk tangan warga menggema setiap kali nomor undian pemenang doorprize diumumkan panitia.
Melalui perpaduan kegiatan olahraga, hiburan, edukasi kebangsaan, dan aksi sosial, Jalan Sehat Bulan Bung Karno 2026 menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan masyarakat sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan kecintaan terhadap nilai-nilai kebangsaan yang diwariskan Bung Karno.***
(Agit/ Agus Giantoro)



Tinggalkan Balasan