Bandung, inakor.id – Sebanyak 200 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mengikuti kegiatan Pelatihan Kewirausahaan Jejaring Usaha Baru yang digelar dalam program Anggota DPRD Kota Bandung, , di Hotel Pasundan, Jalan Peta, Kota Bandung, Kamis (4/6/2026).
Kegiatan yang diikuti 200 peserta dari kecamatan Bojongloa Kaler dan dari Kecamatan Astana Anyar tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas kewirausahaan masyarakat sekaligus memperkuat jaringan usaha para pelaku UMKM agar mampu berkembang dan beradaptasi dengan tantangan dunia usaha yang terus berubah.
Ketua pelaksana kegiatan. Zen menjelaskan bahwa pelatihan ini menjadi salah satu langkah nyata dalam mendukung pertumbuhan UMKM sebagai tulang punggung perekonomian daerah.
Menurutnya, selain memberikan wawasan mengenai pengelolaan usaha, kegiatan ini juga menjadi sarana mempertemukan para pelaku UMKM untuk membangun kerja sama dan memperluas jaringan pemasaran.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan bekal pengetahuan sekaligus membuka peluang kolaborasi antar pelaku usaha sehingga mereka memiliki kesempatan yang lebih besar untuk mengembangkan bisnisnya,” ujarnya.
Sementara itu, Dewi. mengatakan bahwa UMKM memiliki peran penting dalam menciptakan lapangan pekerjaan dan menggerakkan ekonomi masyarakat. Karena itu, dukungan terhadap peningkatan kualitas pelaku usaha harus terus dilakukan melalui berbagai program pembinaan dan pelatihan.
Ia menambahkan, kemampuan membangun jejaring usaha menjadi salah satu faktor penting dalam menghadapi persaingan pasar yang semakin kompetitif.
Dengan jaringan yang kuat, pelaku UMKM dapat lebih mudah memperoleh informasi, memperluas akses pasar, hingga menjalin kemitraan yang saling menguntungkan.
“Pelatihan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para peserta untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas produk, dan memperluas jaringan usaha sehingga mampu membawa usahanya ke tingkat yang lebih baik,” katanya.
Selama kegiatan berlangsung, peserta memperoleh berbagai materi mengenai pengembangan usaha, strategi pemasaran, penguatan manajemen bisnis, serta pentingnya membangun relasi dan kemitraan usaha. Antusiasme peserta terlihat dari tingginya keterlibatan dalam sesi diskusi dan berbagi pengalaman usaha.
Melalui pelatihan tersebut, diharapkan para pelaku UMKM dari Bojongloa Kaler dan Astana Anyar semakin siap menghadapi tantangan usaha, meningkatkan produktivitas, serta memperkuat kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi di Kota Bandung.***
(Wawat S)



Tinggalkan Balasan