Pangandaran, inakor.id – Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 di Polres Pangandaran tidak hanya diisi kegiatan seremonial. Sebagai bentuk kepedulian terhadap penyandang disabilitas, Polres Pangandaran menggelar Lomba Melukis Difabel yang diikuti delapan siswa SLB Negeri Parigi, Kabupaten Pangandaran, di Mapolres Pangandaran, Jumat (17/7/2026).

Para peserta menampilkan kreativitas melalui karya lukis dalam suasana yang hangat, penuh semangat, dan kebersamaan. Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakapolres Pangandaran Kompol Usep Supiyan yang mewakili Kapolres Pangandaran AKBP Ikrar Potawari, serta Kasi Humas Polres Pangandaran Aiptu Yusdiana.

banner 336x280
Peserta Lomba Melukis Difabel menuangkan kreativitas di atas kanvas pada kegiatan yang diselenggarakan Polres Pangandaran sebagai bentuk dukungan terhadap penyandang disabilitas dalam peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Foto : Humas Polres Pangandaran
Peserta Lomba Melukis Difabel menuangkan kreativitas di atas kanvas pada kegiatan yang diselenggarakan Polres Pangandaran sebagai bentuk dukungan terhadap penyandang disabilitas dalam peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Foto : Humas Polres Pangandaran

 

Kehadiran jajaran Polres Pangandaran menjadi bentuk dukungan terhadap pengembangan potensi anak-anak penyandang disabilitas agar terus percaya diri dalam berkarya dan meraih prestasi.

Kapolres Pangandaran AKBP Ikrar Potawari mengatakan, lomba melukis tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri untuk menghadirkan pelayanan yang inklusif sekaligus memberikan ruang bagi penyandang disabilitas dalam mengembangkan bakat dan potensinya.

 

“Hari Bhayangkara bukan hanya menjadi momentum bagi Polri untuk semakin meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, tetapi juga menjadi kesempatan untuk berbagi kebahagiaan dan memberikan ruang bagi saudara-saudara kita penyandang disabilitas agar dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya. Kami percaya setiap anak memiliki potensi luar biasa yang patut diapresiasi,” ujar Ikrar

Sementara itu, Kasi Humas Polres Pangandaran Aiptu Yusdiana menuturkan, lomba melukis difabel menjadi salah satu rangkaian kegiatan sosial dalam memperingati Hari Bhayangkara ke-80.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polri hadir untuk seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali. Anak-anak penyandang disabilitas memiliki hak yang sama untuk berkarya, berprestasi, dan memperoleh apresiasi. Kami berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan rasa percaya diri sekaligus menginspirasi masyarakat agar semakin menghargai keberagaman dan kesetaraan,” katanya.

Menurut Yusdiana, kegiatan tersebut juga sejalan dengan semangat Polri Presisi dan implementasi kebijakan Polda Jawa Barat melalui slogan Jaga Rawat Jawa Barat, dengan mengedepankan pelayanan yang adaptif, responsif, kolaboratif, dan solutif kepada masyarakat.

Selama perlombaan berlangsung, para peserta tampak antusias menuangkan ide dan imajinasi mereka ke dalam kanvas. Setiap karya yang dihasilkan mencerminkan kreativitas, semangat, dan kepercayaan diri.

Melalui kegiatan ini, Polres Pangandaran berharap peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya menjadi momentum memperkuat pelayanan kepada masyarakat, tetapi juga memperkokoh nilai-nilai kemanusiaan, kepedulian, dan inklusivitas, serta mendorong masyarakat untuk terus memberikan ruang dan dukungan kepada penyandang disabilitas agar dapat berkembang dan berprestasi.***

 

(Agit/ Agus Giantoro)

banner 336x280