MAKASSAR,INAKOR.ID – Dalam upaya memperkuat kemitraan antara kepolisian dan masyarakat, Kapolsek Bontoala, Kompol H. Abdul Samad, SH., MM., melaksanakan kegiatan tatap muka bersama warga melalui program Rabu Kumpul Bersama Masyarakat di Kelurahan Gaddong, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar. Rabu (21/10/26).

Kegiatan tersebut menjadi wadah komunikasi langsung antara kepolisian, pemerintah kelurahan, tokoh masyarakat, serta warga untuk membahas berbagai persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) sekaligus mencari solusi bersama terhadap potensi gangguan keamanan di lingkungan permukiman.

banner 336x280

Kegiatan ini dihadiri Kapolsek Bontoala, Wakapolsek Bontoala, Lurah Gaddong, Ketua FKPM Kecamatan Bontoala, para Ketua RW dan Ketua RT, serta sekitar 15 orang warga.

Dalam arahannya, Kapolsek Bontoala, Kompol H. Abdul Samad, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, pertemuan langsung antara polisi dan masyarakat merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian bersama dalam memelihara keamanan dan ketertiban lingkungan.

Ia menegaskan bahwa semangat Polisi Bersama Masyarakat harus diwujudkan melalui kehadiran anggota kepolisian yang aktif, responsif, dan mampu membangun komunikasi yang baik dengan warga.

“Polisi harus benar-benar hadir bersama masyarakat dalam berbagai situasi. Sinergi dan komunikasi yang baik menjadi kunci dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan kita,” demikian penekanan Kapolsek dalam arahannya.

Kapolsek juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan layanan kepolisian melalui Call Center 110 untuk melaporkan gangguan kamtibmas maupun kejadian yang membutuhkan kehadiran petugas.

Selain itu, Kapolsek turut menyinggung pertemuan yang sebelumnya diikutinya bersama Wali Kota Makassar, yang membahas sejumlah kejadian di wilayah Kota Makassar. Hal tersebut menjadi pengingat pentingnya koordinasi lintas sektor serta keterlibatan masyarakat dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan.

WARGA SOROTI PENGAWASAN LINGKUNGAN DAN AKTIVITAS FKPM

Dalam sesi tanya jawab, Ketua RW, Dr. Anzar Makkuasa, SH., MH., menyampaikan sejumlah masukan terkait penguatan peran Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM). Ia berharap proses pemilihan Ketua FKPM ke depan dapat dilaksanakan secara demokratis sehingga mampu memperkuat legitimasi dan partisipasi masyarakat.

Ia juga menyoroti perlunya peningkatan pengawasan lingkungan menyusul adanya kejadian pencurian sekitar pukul 11.30 WITA. Menurutnya, pengawasan dan patroli perlu lebih diintensifkan, termasuk menjangkau lorong-lorong permukiman di setiap kelurahan.

Masukan tersebut menjadi perhatian bersama agar upaya pencegahan gangguan kamtibmas dapat dilakukan secara lebih terarah, dengan mengoptimalkan peran aparat kewilayahan, pengurus lingkungan, dan warga.

Sementara itu, Subhan, Ketua RT 03 RW 03, mengusulkan agar pemerintah kelurahan memfasilitasi pembentukan posko di tingkat RT dan RW. Ia menilai kolaborasi antara kepolisian, pemerintah kelurahan, serta masyarakat perlu diperkuat melalui posko bersama sebagai sarana koordinasi dan pemantauan situasi keamanan lingkungan.

Menurutnya, keberadaan posko gabungan dapat menjadi salah satu upaya untuk membangun komunikasi yang lebih efektif, mempercepat penyampaian informasi, serta meningkatkan kepedulian warga terhadap keamanan di wilayah masing-masing.

KAPOLSEK: KEAMANAN ADALAH TANGGUNG JAWAB BERSAMA

Melalui kegiatan Rabu Kumpul Bersama Masyarakat ini, Polsek Bontoala mendorong terciptanya komunikasi dua arah antara kepolisian dan warga, sehingga berbagai persoalan kamtibmas dapat diketahui lebih dini dan ditangani melalui koordinasi yang baik.

Kegiatan tersebut juga menegaskan bahwa menjaga keamanan bukan semata-mata tugas kepolisian, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah kelurahan, FKPM, pengurus RT/RW, hingga warga.

Dengan semangat Polisi Bersama Masyarakat, Polsek Bontoala berharap sinergi yang telah terbangun

Humas Polsek Bontoala/@s

banner 336x280