Pangandaran, inakor.id – Sebanyak lebih dari 500 siswa tingkat SMP/MTs dan SMA/SMK/MA se-Kabupaten Pangandaran mengikuti Pemusatan Pendidikan dan Latihan Dasar (Pusdiklatsar) Calon Anggota Paskibra Kabupaten Pangandaran Tahun 2026.

Kegiatan yang digelar Pengurus Kabupaten Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Pangandaran itu berlangsung selama tiga hari, 3–5 Juli 2026, di SMP Negeri 1 Pangandaran. Puncak kegiatan ditandai dengan pengukuhan calon anggota Paskibra oleh Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami, pada Sabtu (4/7/2026) malam.

banner 336x280

Ketua Pengurus Kabupaten PPI Pangandaran, Edvard Alif Adz Zikry, mengatakan peserta yang mengikuti Pusdiklatsar merupakan anggota Paskibra dari sekolah-sekolah di Kabupaten Pangandaran. Sekitar 300 peserta berasal dari jenjang SMA/SMK/MA, sedangkan lebih dari 200 lainnya merupakan siswa SMP/MTs.

Menurut Edvard, kegiatan tersebut menjadi wadah untuk menyatukan anggota Paskibra dari berbagai sekolah agar memperoleh pembinaan yang sama, baik dari sisi kepemimpinan maupun pembentukan karakter.

“Selama tiga hari dua malam mereka dibimbing oleh para pelatih dan senior Paskibra. Bukan hanya dilatih baris-berbaris, tetapi juga dibentuk sikap kepemimpinan, kedisiplinan, kemandirian, tanggung jawab, dan keberanian,” katanya.

Ia berharap seluruh peserta dapat menerapkan nilai-nilai yang diperoleh selama pelatihan ketika kembali ke sekolah masing-masing.

“Harapan kami, setelah kembali ke sekolah mereka bisa menjadi contoh bagi teman-temannya. Inti dari kegiatan ini adalah pendidikan karakter agar lahir generasi yang disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki jiwa kepemimpinan,” ujarnya.

Selama pelatihan, peserta menerima berbagai materi, mulai dari etika Paskibra, peraturan baris-berbaris (PBB), tata upacara bendera, kepemimpinan, wawasan kebangsaan dan bela negara, literasi digital, pencegahan penyalahgunaan narkoba, hingga penguatan nilai-nilai Pancasila.

Materi tersebut disampaikan oleh sejumlah narasumber dari Kodim 0625/Pangandaran, BNN Kabupaten Ciamis, Diskominfo Pangandaran, serta jajaran PPI Kabupaten Pangandaran.

Sementara itu, Bupati Pangandaran Citra Pitriyami menilai Paskibra memiliki peran penting dalam mencetak generasi muda yang berkualitas. Menurutnya, kegiatan seperti ini bukan sekadar melatih kemampuan baris-berbaris, melainkan juga membentuk karakter para pelajar.

“Paskibra memiliki peran yang sangat strategis dalam mendidik anak-anak agar menjadi pribadi yang disiplin, bertanggung jawab, tepat waktu, dan mencintai tanah air,” ujar Citra.

Ia mengapresiasi dedikasi para pelatih, pembina, dan pengurus PPI yang terus membina generasi muda melalui kegiatan tersebut.

“Terima kasih kepada seluruh pelatih, pembina, dan pengurus yang telah meluangkan waktu untuk membimbing anak-anak kita. Semoga pengabdian ini menjadi amal ibadah dan memberikan manfaat bagi kemajuan daerah,” katanya.

Citra juga menyampaikan apresiasi kepada para orang tua yang telah memberikan kepercayaan kepada pemerintah dan PPI untuk membina putra-putrinya. Menurutnya, pembentukan karakter generasi muda membutuhkan dukungan semua pihak, mulai dari keluarga, sekolah, organisasi, hingga pemerintah.

“Sinergi antara orang tua, sekolah, organisasi, dan pemerintah harus terus terjalin agar kita dapat menyiapkan generasi penerus yang memiliki karakter kuat dan siap menghadapi masa depan,” tuturnya.

Ia pun mengucapkan selamat kepada seluruh peserta yang telah dikukuhkan sebagai calon anggota Paskibra Kabupaten Pangandaran Tahun 2026.

“Jadilah generasi yang berintegritas, disiplin, bertanggung jawab, serta mampu menjadi teladan di sekolah maupun di lingkungan masyarakat,” pungkasnya.

Rangkaian Pusdiklatsar akan ditutup pada Minggu (5/7/2026) dengan evaluasi, upacara penutupan, serta penyerahan sertifikat kepada seluruh peserta.***

 

(Agit/ Agus Giantoro)

banner 336x280