Pangandaran, inakor.id – Panggung Usaha Lokal: Bazar UMKM Rumah BUMN Pangandaran menjadi salah satu kegiatan yang memeriahkan peringatan Hari Jadi (Milangkala) ke-14 Kabupaten Pangandaran. Kegiatan yang digelar Rumah BUMN bekerja sama dengan BNI dan Danantara Indonesia ini berlangsung di Sentral Parkir Wisata, kawasan Taman Pangandaran Sunset, Senin (19/10/2026).
Bazar tersebut menjadi wadah bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal untuk memperkenalkan sekaligus memasarkan produk unggulan mereka kepada masyarakat dan wisatawan yang berkunjung ke Pangandaran.
Beragam produk lokal, mulai dari kuliner khas hingga kerajinan tangan, ditampilkan dalam kegiatan tersebut. Selain membuka peluang peningkatan penjualan, bazar juga menjadi sarana promosi untuk memperluas jangkauan pasar produk UMKM binaan Rumah BUMN.
Salah seorang pelaku UMKM asal Pangandaran, Evi Yuliawati, mengapresiasi dukungan dan fasilitasi yang diberikan BNI, Danantara Indonesia, dan Rumah BUMN dalam penyelenggaraan bazar tersebut.
Menurut Evi, kegiatan semacam ini memberikan kesempatan bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan produk sekaligus membangun identitas merek agar semakin dikenal masyarakat luas.
“Sangat membantu sekali. Selain jualan, kita bisa branding juga di sini. Produk UMKM jadi lebih dikenal lagi oleh masyarakat Kabupaten Pangandaran dan luar daerah,” kata Evi.
Evi merupakan pelaku usaha yang mengembangkan produk bumbu petis honje, salah satu olahan khas Pangandaran. Produk tersebut telah menembus pasar ritel modern dan tersedia di gerai-gerai di wilayah Kabupaten Pangandaran.
Ia menilai, keterlibatan UMKM dalam berbagai kegiatan besar di daerah dapat memberikan dampak positif terhadap perkembangan usaha, terutama dalam memperluas pengenalan produk kepada konsumen baru.
Karena itu, Evi berharap pemerintah daerah bersama pihak sponsor terus memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk berpartisipasi dalam berbagai agenda daerah, termasuk kegiatan yang melibatkan masyarakat dan wisatawan.
Menurutnya, keberlanjutan dukungan tersebut penting agar pelaku usaha kecil memiliki kesempatan lebih luas untuk mengembangkan pasar dan meningkatkan penjualan.
Pelaku UMKM Berharap Bazar Digelar Lebih Intensif
Apresiasi serupa disampaikan pelaku UMKM lainnya, Popi Ayu Lestari. Ia mengatakan, para pelaku usaha yang mengikuti bazar menunjukkan antusiasme untuk memperkenalkan produk masing-masing kepada masyarakat.
Popi menjelaskan, kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi pelaku UMKM dari berbagai wilayah di Kabupaten Pangandaran untuk ikut meramaikan peringatan Milangkala sekaligus memasarkan produk mereka.
“Karena kebetulan acara festivalnya juga dari seluruh kecamatan di Pangandaran, jadi ke sini semua,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan bazar UMKM dapat lebih sering diselenggarakan, terutama ketika terdapat agenda atau acara besar di Kabupaten Pangandaran.
Menurut Popi, kegiatan tersebut memberikan manfaat nyata bagi pelaku usaha karena membuka kesempatan untuk menjangkau konsumen yang lebih luas.
“Harapannya, bazar seperti ini bisa dilaksanakan secara intens setiap ada event-event besar. Soalnya sangat membantu kita juga,” katanya.
Melalui kegiatan Panggung Usaha Lokal, bazar UMKM diharapkan tidak hanya menjadi pelengkap perayaan Milangkala ke-14 Kabupaten Pangandaran, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat promosi produk lokal, memperluas akses pasar, dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Keterlibatan pelaku UMKM dalam berbagai agenda daerah dinilai menjadi salah satu peluang untuk memperkenalkan potensi usaha lokal kepada masyarakat maupun wisatawan dari luar daerah.***
(Agit/ Agus Giantoro)



Tinggalkan Balasan