Cimahi, Inakor.id – Peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) 2026 menjadi momentum untuk membangun optimisme bersama dalam menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XV Jawa Barat Tahun 2026.

Semangat tersebut diharapkan tetap terjaga di tengah kondisi efisiensi anggaran yang turut berdampak terhadap pembinaan olahraga daerah.

banner 336x280

Hal tersebut disampaikan Ketua DPRD Kota Cimahi, Wahyu Widyatmoko, saat menghadiri Peringatan HAORNAS sekaligus Pelepasan Kontingen KONI Kota Cimahi untuk mengikuti PORPROV XV Tahun 2026 di Lapangan Upacara Pemerintah Kota Cimahi, Rabu (9/9/2026).

Menurut Wahyu, keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi alasan untuk menurunkan semangat para atlet, pelatih, official, maupun seluruh stakeholder olahraga dalam mengejar prestasi.

“HAORNAS menjadi momentum bersama. Efisiensi pasti berdampak langsung pada pembinaan olahraga. Saya rasa bukan cuma KONI Cimahi saja, daerah yang lain pun pasti mengalami hal yang sama. Akan tetapi, prestasi itu tuntutan dan harapan bersama masyarakat Kota Cimahi,” ujar Wahyu.

Ia menilai, berdasarkan kesiapan dan persiapan yang telah dilakukan KONI Kota Cimahi, kontingen Cimahi memiliki peluang untuk bersaing dan memberikan prestasi terbaik pada PORPROV XV Tahun 2026.

Wahyu berharap capaian Kota Cimahi pada PORPROV kali ini dapat mengalami peningkatan dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya.

“Kalau PORPROV tahun lalu Kota Cimahi peringkat 15, minimal sekarang naik lagi. Syukur bisa bersaing di 10 besar,” harapnya.

Wahyu mengakui bahwa pencapaian prestasi olahraga pada dasarnya berbanding lurus dengan dukungan anggaran. Namun, dalam kondisi efisiensi saat ini, ia mendorong KONI Kota Cimahi untuk melakukan pemetaan cabang olahraga (cabor) secara lebih terarah, khususnya terhadap cabor yang memiliki peluang besar meraih medali emas.

Menurutnya, strategi tersebut bukan berarti mengesampingkan cabang olahraga lainnya, melainkan sebagai bentuk pengelolaan sumber daya agar dukungan yang tersedia dapat memberikan hasil optimal.

“Jadi pemetaan cabor peraih medali emas bisa saja diutamakan, meski bukan berarti mengesampingkan cabor lain,” tegas Wahyu.

Terkait dukungan anggaran bagi KONI Kota Cimahi melalui perubahan APBD Tahun Anggaran 2026, Wahyu mengatakan dukungan tersebut belum dapat diberikan secara optimal.

Kondisi tersebut tidak terlepas dari berkurangnya Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat yang mencapai hampir Rp 238 miliar.

“Kami sudah berupaya, tapi hanya bisa turun Rp500 juta saja. Itu pun berupa fasilitas nanti yang dikondisikan melalui Disparbudpora Kota Cimahi,” ucapnya.

Lebih lanjut, Wahyu meminta seluruh cabang olahraga yang akan berlaga di PORPROV XV 2026 untuk tetap fokus terhadap target masing-masing. Setiap target, menurutnya, harus disusun secara tepat, terarah, dan terukur agar pelaksanaan pertandingan dapat berjalan dengan maksimal.

“Jadi cabor fokus dulu saja pada target, pastikan target dapat diraih secara tepat, terarah dan terukur. Baru setelah PORPROV nanti KONI Cimahi bisa evaluasi, ekspos dan melaporkan hasilnya,” tegas Wahyu Widiyatmoko.

Peringatan HAORNAS sekaligus pelepasan kontingen tersebut diharapkan menjadi penguat semangat seluruh insan olahraga Kota Cimahi untuk tetap optimistis, bekerja keras, dan memberikan kontribusi terbaik demi mengharumkan nama Kota Cimahi pada PORPROV XV Tahun 2026. (Bd20)

 

banner 336x280