CIMAHI, INAKOR.ID — Pembangunan Underpass Gatot Subroto dan Jembatan Rd. Demang resmi mulai dikerjakan pada Rabu (19/8/2026). Seiring dimulainya proyek ini, sejumlah ruas jalan di sekitarnya mengalami penutupan dan rekayasa lalu lintas demi kelancaran arus kendaraan. Khusus untuk Jembatan Rd. Demang, penutupan jalan mulai diberlakukan besok.
Penutupan jalan di kawasan Gatot Subroto dilakukan mulai dari depan Kantor Pos hingga ke ujung Taman Kartini di sebelah selatan, dengan total panjang penutupan mencapai sekira 450 meter. Rekayasa lalu lintas juga diterapkan di beberapa titik strategis lain, meliputi kawasan Jalan Gatot Subroto, Jalan Sukimun, Jalan Taman Kartini, Jalan Kebon Sari, serta akses menuju Baros, Tol Baros, dan Leuwigajah.
Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cimahi telah menyiapkan sejumlah opsi jalur alternatif bagi masyarakat yang melintas:
Jalur Alternatif 1 (Khusus Motor & Mobil Kecil): Pengendara dari Jalan Gatot Subroto dapat berbelok kiri ke Jalan Pasir Kumeli menuju Jalan Bapa Ampi, lalu keluar di daerah Baros. Menurut pejabat Dishub Kota Cimahi, Endang, jalur ini dibatasi khusus kendaraan kecil karena lebar jalan Pasir Kumeli hingga Bapa Ampi yang tergolong sempit.
Jalur Alternatif 2: Bagi pengendara dari Jalan Amir Mahmud (arah barat dan utara), dapat memilih rute Padasuka melalui kompleks Padasuka Indah atau Jalan Usman Domiri, dilanjutkan menuju Flyover Padasuka, Warung Contong, Jalan Sudirman, Jalan Urip, hingga ke Taman Kartini
Jalur Alternatif 3: Pengendara dari Jalan Jenderal Amir Machmud yang hendak menuju arah Baros dapat menyusuri Jalan Mahar Martanegara (Leuwigajah).
Untuk meminimalisasi kemacetan, pihak Dishub memastikan pengawalan intensif selama pengerjaan proyek berlangsung. Petunjuk arah telah dipasang di 23 titik pengaturan lalu lintas (gatur), dengan mengerahkan 73 personel Dishub yang juga dibantu oleh petugas dari Kepolisian dan TNI.



Tinggalkan Balasan