Pangandaran, inakor.id – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pangandaran menggelar peringatan Milad ke-51 yang dirangkaikan dengan Musyawarah Kerja Daerah (Mukerda) di Hotel Grand Palma, Kabupaten Pangandaran, Senin (27/7/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi MUI untuk menyusun program kerja sekaligus membahas berbagai isu keagamaan dan sosial yang berkembang di Kabupaten Pangandaran sebagai daerah tujuan wisata.
Ketua IV DPD MUI Kabupaten Pangandaran, Herdianto, mengatakan salah satu fokus pembahasan dalam Mukerda adalah memperkuat pembinaan umat serta menjaga kerukunan masyarakat di tengah derasnya pengaruh budaya yang masuk seiring berkembangnya sektor pariwisata.
Menurutnya, MUI terus menjalin koordinasi dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, dan berbagai elemen masyarakat agar keberagaman budaya yang datang dari luar tidak menimbulkan konflik sosial maupun keagamaan.
“Sebagai daerah wisata, Pangandaran terbuka terhadap berbagai pengaruh dari luar. Karena itu, kami terus berkoordinasi agar kehidupan masyarakat tetap rukun dan tidak terjadi gesekan sosial maupun keagamaan,” ujar Herdianto.
Ia menegaskan, setiap isu yang berkembang di masyarakat akan terlebih dahulu diverifikasi sebelum MUI menyampaikan sikap resmi. Langkah tersebut dilakukan agar informasi yang disampaikan akurat dan tidak memicu keresahan.
Selain fokus pada pembinaan umat, MUI juga memberikan perhatian terhadap penguatan moral dan akhlak masyarakat. Herdianto menilai tantangan tersebut semakin besar seiring berkembangnya aktivitas pariwisata di Pangandaran.
Ia menambahkan, MUI telah menjalin kerja sama dengan Hotel Grand Palma yang sebelumnya ditetapkan sebagai hotel berbasis syariah. Sementara itu, terkait keberadaan tempat hiburan, MUI tidak mempermasalahkannya selama tetap menghormati norma agama dan sosial serta tidak memfasilitasi praktik kemaksiatan.
“MUI menolak segala bentuk tempat hiburan yang menyediakan atau memfasilitasi praktik kemaksiatan. Ini merupakan komitmen kami dalam menjaga moralitas masyarakat,” tegasnya.
Melalui peringatan Milad ke-51 dan Mukerda ini, MUI Kabupaten Pangandaran berharap sinergi dengan pemerintah daerah, aparat, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat semakin kuat dalam menjaga kerukunan, ketertiban, serta kehidupan yang harmonis di Kabupaten Pangandaran.***
(Agit/ Agus Giantoro)



Tinggalkan Balasan