Pangandaran, inakor.id – Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Pangandaran menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya dua tenaga pendidik asal Pangandaran, Tono Hartono dan Dini Kurniawati, yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas di Kampung Galonggong, Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu (25/7/2026).

Kedua korban merupakan pasangan suami istri. Tono Hartono tercatat sebagai guru di SMP Negeri 3 Pangandaran, sedangkan Dini Kurniawati mengabdi sebagai guru di SD Negeri 3 Pangandaran. Keduanya merupakan warga Sidomulyo, Kabupaten Pangandaran.

banner 336x280

Kepala Disdikpora Kabupaten Pangandaran, Soleh Supriyadi, mengatakan kepergian kedua guru tersebut menjadi duka bagi keluarga besar dunia pendidikan di Kabupaten Pangandaran.

“Keluarga besar Disdikpora Kabupaten Pangandaran turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya almarhum Tono Hartono dan almarhumah Dini Kurniawati. Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa-dosanya, menerima seluruh amal ibadahnya, serta menempatkan keduanya di tempat terbaik di sisi-Nya,” ujar Soleh dalam keterangan tertulis yang diterima, Minggu (26/7/2026).

Soleh juga menyampaikan doa dan harapan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dalam menghadapi musibah tersebut.

“Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan dalam menghadapi musibah ini,” tambahnya.

Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Sabtu (25/7/2026) sore di Kampung Galonggong, Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan melibatkan sebuah kendaraan roda empat dan mengakibatkan kedua korban meninggal dunia di lokasi kejadian.

Hingga berita ini diterbitkan, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengungkap penyebab serta kronologi pasti kecelakaan. Polisi juga belum memberikan keterangan resmi terkait kendaraan yang terlibat maupun faktor yang diduga menjadi penyebab insiden tersebut.

Kepergian Tono Hartono dan Dini Kurniawati meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi rekan sejawat dan masyarakat pendidikan di Kabupaten Pangandaran yang mengenal dedikasi keduanya sebagai pendidik.***

 

(Agit/ Agus Giantoro) 

banner 336x280