Pangandaran, inakor.id – Universitas Padjadjaran (Unpad) melalui dosen Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Pangandaran menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat bertajuk Diversifikasi Produk Olahan Daging sebagai Upaya Mendukung Ketahanan Pangan Masyarakat di Exhall Gedung 2 PSDKU Unpad Pangandaran, Kamis (16/7/2026).

Kegiatan tersebut diikuti 32 peserta yang berasal dari lima dusun di Desa Cintaratu, yakni Dusun Sukamanah, Dusun Cintasari, Dusun Gunung Tiga, Dusun Panglajan, dan Dusun Bontos. Peserta memperoleh materi sekaligus praktik pembuatan abon dan nugget dengan memanfaatkan serat jantung pisang sebagai bahan tambahan.

banner 336x280

Dosen Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran, Endah Yuniarti, S.Pt., M.Si., mengatakan pelatihan ini merupakan salah satu upaya perguruan tinggi dalam mendorong masyarakat agar mampu mengolah potensi pangan lokal menjadi produk yang memiliki nilai tambah.

“Selama ini bahan pangan lokal tersedia cukup melimpah, tetapi belum semuanya dimanfaatkan secara optimal. Kami ingin memperkenalkan cara pengolahan yang sederhana namun dapat meningkatkan nilai gizi, memperpanjang daya simpan, sekaligus memberikan peluang ekonomi bagi masyarakat,” ujar Endah.

Menurutnya, penggunaan jantung pisang sebagai bahan tambahan pada produk olahan daging bukan tanpa alasan. Selain mudah diperoleh, bahan tersebut memiliki kandungan serat yang tinggi sehingga dapat meningkatkan kualitas gizi produk tanpa mengurangi cita rasa.

Ia menjelaskan, diversifikasi pangan menjadi salah satu langkah penting dalam memperkuat ketahanan pangan masyarakat. Melalui inovasi pengolahan, bahan pangan lokal tidak hanya dikonsumsi dalam bentuk segar, tetapi juga dapat diolah menjadi produk yang lebih praktis, bernilai jual, dan memiliki peluang pasar yang lebih luas.

“Harapan kami, setelah mengikuti pelatihan ini peserta tidak berhenti pada praktik di kelas. Pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh bisa diterapkan di rumah, dikembangkan menjadi usaha kecil, sehingga mampu memberikan manfaat bagi keluarga maupun lingkungan sekitar,” katanya.

Selain penyampaian materi, peserta mengikuti praktik mulai dari pemilihan bahan baku, formulasi, teknik pengolahan hingga proses pengemasan produk. Pendekatan tersebut dilakukan agar peserta memahami seluruh tahapan produksi sehingga mampu menghasilkan produk yang layak dikembangkan.

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi Universitas Padjadjaran dalam mendukung pembangunan masyarakat melalui penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sesuai dengan potensi daerah.

Melalui kegiatan tersebut, Universitas Padjadjaran berharap masyarakat semakin terdorong memanfaatkan sumber daya lokal sebagai bagian dari strategi ketahanan pangan sekaligus menciptakan peluang usaha berbasis potensi wilayah yang berkelanjutan.***

 

(Agit/ Agus Giantoro) 

banner 336x280