KOTA BANDUNG, UNAKOR.ID – Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya penyakit menular terus dilakukan Pemerintah Kota Bandung melalui berbagai program edukasi. Salah satunya melalui kegiatan Sosialisasi Pencegahan dan Penanggulangan AIDS, Tuberkulosis (TBC), dan Malaria yang diselenggarakan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bandung di Aula Kelurahan Cihapit, Kecamatan Bandung Wetan, Rabu (17/6/2026).

banner 336x280

Kegiatan yang merupakan bagian dari usulan Musrenbang Kecamatan Bandung Wetan Tahun 2025 tersebut dihadiri Anggota DPRD Kota Bandung Christian Julianto Budiman, jajaran DP3A Kota Bandung, perwakilan Kecamatan Bandung Wetan, Lurah Cihapit, tenaga kesehatan dari Puskesmas Bandung Wetan, tokoh masyarakat, serta sejumlah peserta undangan lainnya.

Sosialisasi ini bertujuan memperluas pemahaman masyarakat mengenai pentingnya langkah-langkah pencegahan, deteksi dini, dan penanganan penyakit menular yang masih menjadi perhatian dalam sektor kesehatan masyarakat, khususnya AIDS, TBC, dan Malaria.

Perwakilan DP3A Kota Bandung, Wilma, menjelaskan bahwa keberhasilan program kesehatan tidak hanya bergantung pada peran pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi salah satu strategi utama dalam menekan angka penyebaran penyakit menular.

Ia menuturkan bahwa pemerintah terus memperkuat kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari fasilitas layanan kesehatan, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat, hingga lingkungan keluarga untuk meningkatkan efektivitas program pencegahan dan penanganan penyakit.

Dalam pemaparannya, Wilma juga mengulas berbagai aspek terkait AIDS, TBC, dan Malaria, mulai dari faktor risiko, pola penularan, langkah pencegahan, hingga pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin. Edukasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat dan menjaga lingkungan yang bersih.

Sementara itu, Anggota DPRD Kota Bandung Christian Julianto Budiman menegaskan komitmennya dalam mendukung berbagai kebijakan dan program yang berkaitan dengan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Ia menilai bahwa kesehatan merupakan fondasi penting dalam pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas.

Menurut Christian, peran legislatif tidak hanya sebatas fungsi pengawasan, tetapi juga mendorong hadirnya program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, termasuk dalam upaya pencegahan penyakit menular.

“Kesehatan masyarakat harus menjadi perhatian bersama. Karena itu diperlukan sinergi yang kuat antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat agar berbagai program yang telah disusun dapat berjalan secara optimal,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk lebih aktif menjaga kesehatan diri dan keluarga melalui penerapan pola hidup bersih dan sehat, memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia, serta melakukan pemeriksaan dini apabila menemukan gejala penyakit tertentu.

Selain itu, Christian mengingatkan pentingnya membangun kepedulian sosial terhadap penderita penyakit menular agar mereka mendapatkan dukungan yang memadai selama menjalani proses pengobatan dan pemulihan.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya pencegahan dan penanganan AIDS, TBC, dan Malaria, sehingga mampu berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan produktif.

Pemerintah Kota Bandung bersama seluruh pemangku kepentingan pun terus berkomitmen memperkuat edukasi kesehatan masyarakat sebagai bagian dari upaya mewujudkan kualitas hidup yang lebih baik bagi seluruh warga.***

(Wawat S).

banner 336x280