Sumedang.inakor.id – Geoteater Rancakalong menggelar Tasyakur Binimah yang dirangkai dengan doa bersama serta pagelaran seni Tarawangsa, Kamis (1/1/2026). Kegiatan ini digelar sebagai ungkapan rasa syukur para seniman di Rancakalong dalam menyambut Tahun Baru 2026.

Acara tersebut dihadiri Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila, para tokoh seni dan budaya Rancakalong, tokoh masyarakat, jajaran Forkopimcam, serta Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Sumedang.

banner 336x280

Wabup Fajar mengatakan, di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi, Pemkab Sumedang terus berkomitmen untuk menjaga dan melestarikan seni serta budaya daerah. Regenerasi pelaku seni budaya dinilai menjadi kunci agar seni budaya Sunda tetap hidup dan berkembang di tengah perubahan zaman.

“Pemkabn Sumedang secara konsisten menjaga dan melestarikan nilai serta budaya daerah dengan mengembangkan Geoteater sebagai pusat seni dan budaya yang representatif bagi para pelaku seni dan masyarakat. Kami mendorong generasi muda Sumedang sejak dini untuk mengenal, mencintai, dan melestarikan seni budaya Sunda agar warisan luhur para leluhur tetap hidup dan tidak tergerus oleh perkembangan zaman,” kata Wabup Fajar.

Wabup menegaskan, seni dan budaya memiliki peran penting dalam pembentukan kepribadian dan budi pekerti generasi muda. “Seni budaya tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media pendidikan karakter,” katanya.

Nilai-nilai luhur yang terkandung dalam seni budaya, menurutnya, mampu menanamkan sikap sopan santun, etika, rasa hormat, kejujuran, dan tanggung jawab. Selain itu, seni budaya juga menumbuhkan empati, toleransi, semangat gotong royong, serta rasa cinta terhadap tanah air.

“Melalui pelestarian seni dan budaya, kita tidak hanya menjaga warisan leluhur, tetapi juga menyiapkan generasi muda Sumedang yang berkarakter, beretika, dan berkepribadian kuat,” katanya.

banner 336x280