Pangandaran, inakor.id — Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Kabupaten Pangandaran menggelar workshop bertajuk Gerak dan Lagu sebagai upaya meningkatkan kreativitas dan inovasi guru dalam pembelajaran anak usia dini. Kegiatan tersebut berlangsung di GOR H. Yos Rosbi, Pangandaran, Rabu (29/5/2026).
Workshop ini diikuti para guru TK dari berbagai wilayah di Kabupaten Pangandaran. Para peserta tampak antusias mengikuti rangkaian pelatihan yang mengusung metode pembelajaran berbasis gerakan dan lagu sebagai media edukatif yang menyenangkan.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi tentang teknik mengintegrasikan gerak dan lagu ke dalam proses belajar mengajar. Metode ini dinilai efektif karena mampu meningkatkan daya serap anak melalui aktivitas yang interaktif.
Ketua IGTKI Pangandaran, Nuryati, S.Pd., mengatakan bahwa workshop ini merupakan salah satu langkah konkret dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini, khususnya dari sisi kompetensi guru.
“Melalui workshop ini, kami ingin mendorong para guru TK agar lebih kreatif dan inovatif dalam menyampaikan materi pembelajaran kepada anak-anak,” ujar Nuryati.
Ia menambahkan, pendekatan gerak dan lagu menjadi salah satu metode yang relevan diterapkan pada anak usia dini karena sesuai dengan karakteristik mereka yang aktif dan senang bermain.
“Metode gerak dan lagu sangat efektif, karena anak-anak lebih mudah memahami materi ketika disampaikan melalui aktivitas yang menyenangkan,” tambahnya.
Selain sesi pelatihan, kegiatan ini juga menjadi ajang berbagi pengalaman antar guru dalam menciptakan suasana belajar yang aktif, kreatif, dan interaktif di kelas.
Pada kesempatan yang sama, IGTKI-PGRI Pangandaran turut mengumumkan hasil lomba Ayo Membatik dan Fashion Show anak usia dini sebagai bentuk apresiasi terhadap kreativitas peserta didik.
Nuryati menegaskan, pihaknya akan terus menghadirkan program peningkatan kapasitas guru guna menjawab tantangan perkembangan metode pembelajaran yang semakin dinamis.
“Kami berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan kompetensi guru TK agar mampu menciptakan generasi yang aktif, kreatif, dan berkarakter,” pungkasnya.
Workshop ini menghadirkan narasumber berpengalaman di bidang pendidikan anak usia dini serta mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk perbankan daerah.
Diharapkan, hasil pelatihan ini dapat diimplementasikan dalam kegiatan belajar mengajar sehari-hari di masing-masing sekolah.**
(AW/ AG)



Tinggalkan Balasan