Pangandaran, inakor.id – Dalam rangka meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, Polres Pangandaran melaksanakan Apel Gelar Pasukan Siaga Tanggap Bencana Tahun 2025 yang berlangsung di Lapangan Emerson Grand Pangandaran. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Pangandaran, AKBP Dr. Andri Kurniawan, S.I.K., M.H., sebagai bentuk kesiapan personel dan instansi terkait menghadapi perubahan cuaca ekstrem di wilayah Kabupaten Pangandaran.

Apel siaga ini turut dihadiri berbagai unsur Forkopimda, antara lain Wakil Bupati Pangandaran H. Ino Darsono, Dandim 0625 Pangandaran Letkol Inf. Ibnu Muntaha, M.Han, Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran Asep Noordin, H.M.M, serta perwakilan dari TNI, BPBD, Basarnas, Satpol PP, Kemenag, organisasi masyarakat, komunitas relawan, dan Saka Bhayangkara binaan Polres Pangandaran.

banner 336x280

Dalam arahannya, Kapolres Pangandaran menekankan bahwa apel tersebut menjadi ajang pengecekan kesiapan personel, peralatan, dan sarana pendukung lainnya dalam menghadapi musim penghujan yang berpotensi menimbulkan bencana seperti banjir, longsor, dan angin kencang.

“Melalui apel ini, kita memastikan seluruh unsur dapat bergerak secara terpadu, cepat, dan tepat ketika terjadi bencana. Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan dalam upaya tanggap darurat dan mitigasi,” ujarnya.

AKBP Andri Kurniawan juga mengutip data BMKG, yang menyebutkan bahwa sekitar 43,8% wilayah Indonesia telah memasuki musim hujan, dengan puncaknya diperkirakan terjadi pada November 2025 hingga Januari 2026. Kondisi ini menuntut seluruh pihak untuk meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat koordinasi di lapangan.

“Kami minta seluruh elemen bersinergi dengan BNPB, TNI, Basarnas, BMKG, serta masyarakat dalam mewujudkan kesiapsiagaan bersama,” tambahnya.

Lebih lanjut, Kapolres menyampaikan beberapa langkah strategis yang harus dipedomani jajaran, mulai dari deteksi dini wilayah rawan bencana, sosialisasi imbauan kamtibmas, pengecekan sarana evakuasi, pelaksanaan simulasi tanggap darurat, hingga penerapan empati dan profesionalisme dalam setiap tindakan di lapangan.

Rangkaian apel berlangsung dengan tertib dan khidmat, diawali dengan penghormatan pasukan, pemeriksaan kesiapan, pembacaan amanat pimpinan apel, dan ditutup dengan doa bersama.

Melalui kegiatan ini, Polres Pangandaran menegaskan komitmennya untuk terus hadir bersama masyarakat dalam upaya pencegahan, penanggulangan, dan pemulihan pascabencana di wilayah hukum Pangandaran.**

 

(Agit Warganet)

banner 336x280