Pangandaran, inakor.id – Sebanyak 20 anggota Pramuka Penggalang pangkalan MTs Sindangwangi resmi dilantik menjadi Penggalang Terap dalam kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Jumat–Sabtu (23–24 Oktober 2026), di lingkungan kampus MTs Sindangwangi.
Kegiatan yang mengusung tema “Generasi Muda yang Setia dan Berbudi Luhur Tinggi” tersebut bertujuan menguji kematangan mental, karakter, kemandirian, serta keterampilan kepramukaan para peserta sebelum menyandang tingkatan Penggalang Terap.
Pelaksanaan kegiatan dibimbing oleh pembina Pramuka yang juga merupakan alumni MTs Sindangwangi dan memiliki pengalaman di bidang kepramukaan.
Ketua Pelaksana, Acep Wiljdan, mengatakan pelantikan tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari proses pembinaan untuk memastikan peserta memiliki kesiapan dalam mengamalkan nilai-nilai kepramukaan.
“Peserta sudah melalui proses panjang. Pelantikan ini bukan sekadar seremonial, tetapi pengesahan bahwa mereka sudah memenuhi syarat sebagai Penggalang Terap, memiliki kematangan, dan siap menjadi teladan,” ujar Acep Wiljdan di sela kegiatan.
Pada hari pertama, Jumat (23/10/2026), kegiatan diawali dengan apel pembukaan yang dipimpin Pembina Pramuka, Emis Misbahudin, S.Pd. Para peserta kemudian mengikuti pembekalan karakter yang mencakup pendalaman Trisatya dan Dasadarma, kepemimpinan, kemandirian, tanggung jawab, teknik reportase, serta kegiatan outbound dan kerja sama tim.
Selain pembekalan karakter, peserta mengikuti kegiatan pembinaan mental dan spiritual. Kegiatan tersebut di antaranya proses belajar mengajar bersama anak-anak diniyah dan RA di Dusun Jelat, sesi berbagi pengalaman bersama pembina, serta anjangsana kepada warga di lingkungan sekitar.
Memasuki hari kedua, Sabtu (24/10/2026), kegiatan diawali dengan senam pagi bersama, dilanjutkan uji keterampilan sebagai salah satu tahapan untuk memenuhi persyaratan pelantikan Penggalang Terap.
Materi pengujian meliputi pemantapan Syarat Kecakapan Umum (SKU) Penggalang Terap, hiking atau penjelajahan, navigasi menggunakan peta dan kompas, serta pengujian Tanda Kecakapan Khusus (TKK), termasuk pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K), keterampilan memasak, dan pengamatan.
Para peserta juga mengikuti aksi cinta alam dan bela negara melalui kegiatan bersih-bersih di kawasan Sungai Cibatungurung, Dusun Jelat. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembelajaran untuk menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.
Salah seorang peserta, Widi Ardiansah, mengaku senang dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan pelantikan tersebut.
“Meski dilaksanakan hanya dua hari tanpa menginap, kegiatan pelantikan berjalan lancar, tertib, dan penuh kekeluargaan. Banyak pengalaman yang kami dapatkan, terutama dalam hal kedisiplinan, kerja sama, dan keterampilan kepramukaan,” ungkap Widi.
Puncak kegiatan ditandai dengan upacara pelantikan Penggalang Terap yang dipimpin langsung oleh Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Mabigus) MTs Sindangwangi, Pupu Saepulmilah, S.Pd.I.
Dalam amanatnya, Pupu berpesan agar para anggota yang telah dilantik tidak berhenti belajar dan terus mengembangkan diri, baik dalam kegiatan kepramukaan maupun kehidupan sehari-hari.
“Jabatan Terap ini bukan akhir. Justru ini awal untuk membuktikan bahwa kalian bisa mandiri, disiplin, bertanggung jawab, dan bermanfaat bagi masyarakat. Jaga nama baik almamater MTs Sindangwangi,” tegasnya.
Upacara berlangsung khidmat dengan penyematan Tanda Kecakapan Umum (TKU) Penggalang Terap kepada para peserta yang dilantik. Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama dan foto bersama.
Melalui pelantikan ini, diharapkan para Penggalang Terap MTs Sindangwangi mampu menerapkan nilai-nilai Trisatya dan Dasadarma dalam kehidupan sehari-hari, serta menjadi generasi muda yang berkarakter, mandiri, disiplin, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan maupun masyarakat.***
(Agit/ Agus Giantoro)



Tinggalkan Balasan