POLRES KEBUMEN, INAKOR.ID — Kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) semakin dekat dengan kehidupan pelajar. Teknologi ini bisa membantu mencari informasi, menyusun ide, hingga mendukung proses belajar.

Namun, kemudahan tersebut juga menuntut kemampuan untuk berpikir kritis agar pelajar tidak begitu saja mempercayai setiap informasi yang dihasilkan AI.

banner 336x280

Hal itu menjadi perhatian Polres Kebumen saat menggelar pelatihan literasi AI bagi pelajar SMA Negeri 1 Prembun, Kamis, 24 September 2026.

Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama mengatakan, perkembangan AI perlu diikuti dengan kemampuan memahami cara kerja dan risikonya. Menurut Kapolres, pelajar merupakan kelompok yang penting dibekali kecakapan tersebut karena sehari-hari berhadapan dengan berbagai informasi di ruang digital.

“AI dapat membantu pelajar belajar lebih cepat dan menemukan berbagai informasi. Karena itu, kemampuan berpikir kritis tetap menjadi hal yang utama,” kata AKBP Putu.

Menurut Kapolres, salah satu persoalan yang perlu diwaspadai adalah semakin mudahnya seseorang membuat informasi, foto, maupun video yang tampak meyakinkan dengan bantuan AI. Kondisi itu membuat masyarakat, termasuk pelajar, perlu memiliki kebiasaan memeriksa informasi sebelum mempercayai atau menyebarkannya.

“Jangan hanya bertanya apakah informasi itu menarik atau meyakinkan. Pertanyaan yang lebih penting adalah apakah informasi tersebut benar dan dari mana sumbernya,” ujarnya.

Melalui program “Polres Kebumen Paham AI”, para pelajar diperkenalkan dengan pemanfaatan AI secara produktif sekaligus bertanggung jawab. Materi juga diarahkan agar siswa memahami etika penggunaan AI, mengenali potensi hoaks dan konten manipulatif, serta menggunakan AI sebagai alat bantu belajar.

Polres Kebumen menggandeng Senopati Institut dan Polda Jawa Tengah dalam pelaksanaan program literasi AI tersebut. Pelatihan sebelumnya telah digelar di sejumlah SMA, SMK, dan madrasah di Kabupaten Kebumen.

Kapolres berharap pemahaman tentang AI tidak berhenti pada kemampuan menggunakan aplikasi. Lebih jauh, pelajar diharapkan mampu menjadi pengguna teknologi yang cerdas, selektif, dan bertanggung jawab.

(Jun/Sumber Humas Polres Kebumen)

banner 336x280