Bandung, inakor.id — Menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1447 Hijriah, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Babakan Ciamis. Menggelar Pawai Obor yang meriah dan sarat makna. Kegiatan ini di ikuti oleh sekitar 1.400 peserta yang berasal dari delapan Rukun Warga (RW). Dengan mengusung tema: “Tingkatkan Ukhuwwah Islamiah dan Wujudkan Kehidupan Toleransi Umat Beragama Dengan Memperkuat Kebersamaan. Mewujudkan Persatuan dan Kesatuan Bangsa Dalam Bingkai Bhineka Tunggal Ika.”
Pawai obor di mulai dari Jalan Kebon Sirih dan menempuh rute strategis melalui Jalan Otto Iskandardinata (Otista), Kebon Jukut. Kemudian Perintis Kemerdekaan, Wastukencana, dan kembali ke titik awal di Kebon Sirih. Ribuan warga tampak antusias mengikuti iring-iringan pawai yang di iringi lantunan shalawat, simbol cahaya spiritual dalam menyongsong tahun baru Islam.
Acara ini turut di hadiri oleh sejumlah tokoh penting di Kota Bandung. Di antaranya Wali Kota Bandung H. Muhammad Farhan, Wakil Wali Kota Bandung Dr. H. Erwin, SE., M.Pd., Kapolsek Sumur Bandung beserta jajaran. Serta perwakilan dari Koramil Sumur Bandung, Camat Sumur Bandung, Lurah Babakan Ciamis. Dan para ketua RW dan RT, tokoh agama, serta masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Camat Sumur Bandung Dra. Hj. Wahyu Rinjaningsih, M.Si., yang hadir mewakili Wali Kota Bandung. Mengapresiasi semangat kebersamaan warga Kelurahan Babakan Ciamis dalam merayakan Tahun Baru Islam.
“Momentum 1 Muharam ini adalah saat yang tepat untuk merefleksikan diri dan memperkuat nilai-nilai ukhuwwah islamiah. Dan toleransi antarumat beragama, serta menjaga harmoni sosial di tengah keberagaman. Mari kita jadikan perbedaan sebagai kekuatan untuk membangun bangsa,” ujarnya di hadapan para peserta.
Ia juga menyampaikan rasa syukurnya kepada Allah SWT atas terselenggaranya kegiatan ini dengan aman, lancar, dan penuh semangat kebersamaan.
“Saya berharap kegiatan seperti ini bisa terus di lestarikan sebagai bagian dari kearifan lokal yang mempererat tali silaturahmi. Dan membangun karakter masyarakat yang religius dan inklusif,” tambah Wahyu.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Kegiatan sekaligus Ketua LPM Kelurahan Babakan Ciamis, Tatang Lakturo, menjelaskan. Bahwa pawai obor ini merupakan tradisi tahunan yang tidak hanya bersifat seremonial. Tetapi juga menjadi media dakwah dan pendidikan karakter bagi generasi muda.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan nilai-nilai kebersamaan, toleransi, dan cinta tanah air sejak dini. Pawai obor juga menjadi simbol cahaya harapan untuk menapaki tahun baru dengan semangat perubahan yang lebih baik,” ungkap Tatang.
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini dapat terus terlaksana dengan baik berkat dukungan dari masyarakat, tokoh agama, dan aparatur pemerintah.
“Kami berharap Pemerintah Kota Bandung terus mendukung kegiatan keagamaan dan budaya seperti ini. Karena terbukti mampu memperkuat kohesi sosial di tengah masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan pawai obor di tutup dengan doa bersama dan tausiyah yang mengajak seluruh peserta untuk menjadikan Tahun Baru Islam. Sebagai momentum hijrah menuju kehidupan yang lebih baik, lebih damai, dan lebih bermartabat.***
Suryana.



Tinggalkan Balasan