PRABUMULIH, INAKOR.ID – Kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat kembali diwujudkan melalui program bedah rumah hasil kolaborasi Komisariat Real Estate Indonesia (REI) Prabumulih bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Prabumulih. Program tersebut ditandai dengan serah terima secara simbolis dua unit rumah hasil renovasi bagi masyarakat yang membutuhkan, Selasa (3/11/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Jalan Dulamin, RT 003 RW 002, Kelurahan Muara Dua, Kecamatan Prabumulih Timur, Kota Prabumulih, Sumatera Selatan, ini menjadi bentuk nyata sinergi antara dunia usaha, pemerintah daerah, dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) dalam membantu masyarakat memperoleh hunian yang layak, aman, dan sehat.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Komisariat REI Prabumulih, Asrori, Wali Kota Prabumulih H. Arlan, perwakilan anggota REI, jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), serta unsur Forkopimcam Prabumulih Timur.
Ketua Komisariat REI Prabumulih, Asrori, yang akrab disapa Pakwo, menyampaikan bahwa program bedah rumah merupakan salah satu bentuk kepedulian dan kontribusi nyata dunia usaha dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, keterlibatan seluruh anggota REI Prabumulih melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) diharapkan dapat membantu pemerintah mengurangi jumlah rumah tidak layak huni (RTLH), khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
“Melalui program ini, kami bersama seluruh anggota REI Prabumulih berupaya membantu pemerintah dalam mengatasi persoalan rumah tidak layak huni, sehingga masyarakat berpenghasilan rendah dapat memiliki tempat tinggal yang lebih layak dan kehidupan yang lebih baik,” ungkap Asrori.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan setiap tahun. Dengan demikian, semangat gotong royong dan kepedulian sosial semakin tumbuh serta mendorong lebih banyak pihak untuk berpartisipasi membantu masyarakat yang membutuhkan.
Sementara itu, Wali Kota Prabumulih, H. Arlan, menyampaikan apresiasi kepada Komisariat REI Prabumulih beserta seluruh anggotanya atas kontribusi dalam mendukung program peningkatan kualitas hunian masyarakat.
Ia menilai, kolaborasi antara pemerintah daerah dan sektor swasta menjadi langkah penting dalam menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat, sekaligus mendukung pembangunan tanpa sepenuhnya bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
“Ini merupakan upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat tanpa APBD. Selain itu, saya berharap para penerima manfaat ke depannya dapat menjadi contoh bagi masyarakat lainnya,” ujar H. Arlan.
Dukungan melalui program bedah rumah tersebut diharapkan tidak hanya memberikan perubahan pada kondisi fisik bangunan, tetapi juga meringankan beban keluarga penerima bantuan. Hunian yang lebih layak diharapkan dapat menciptakan lingkungan keluarga yang sehat, aman, serta mendukung peningkatan kesejahteraan dan perekonomian rumah tangga.
Senada dengan hal tersebut, Camat Prabumulih Timur, Reki Saputra, SH., M.Si., menegaskan bahwa rumah memiliki peran mendasar dalam kehidupan keluarga dan masyarakat. Rumah bukan sekadar tempat berlindung, tetapi juga menjadi ruang utama bagi keluarga untuk tumbuh, mendidik anak, serta membangun masa depan yang lebih baik.
“Rumah menjadi tempat utama tumbuh kembangnya peradaban,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Penyelenggara Program Bedah Rumah, Muhamad Akbar, berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi keluarga penerima. Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara dunia usaha, pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam memperluas jangkauan program kepedulian sosial.
Dalam pelaksanaannya, program ini berhasil merealisasikan perbaikan dua unit rumah, masing-masing satu unit di Kelurahan Muara Dua dan satu unit lainnya di Kelurahan Sukajadi.
Kolaborasi Komisariat REI Prabumulih, Pemerintah Kota Prabumulih, dan Forkopimcam ini diharapkan menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk terus menghadirkan kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Lebih dari sekadar memperbaiki bangunan, program bedah rumah ini menjadi wujud kepedulian dan semangat gotong royong dalam menghadirkan hunian yang lebih manusiawi, lingkungan keluarga yang sehat, serta masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang.***
Suryana.



Tinggalkan Balasan