KOTA BANDUNG, INAKOR.ID – Warga dikejutkan dengan penemuan sebuah granat yang diduga masih aktif di aliran Kali Cidurian, wilayah RT 02/RW 08, Kelurahan Margasari, Kecamatan Buahbatu, Kota Bandung.

Granat tersebut ditemukan secara tidak sengaja oleh tiga orang anak yang tengah mencari benda berbahan logam menggunakan magnet di sekitar aliran Kali Cidurian. Saat magnet digunakan, sebuah benda berbentuk granat ikut terangkat dan menempel pada magnet.

banner 336x280

Menyadari benda yang ditemukan menyerupai granat, ketiganya kemudian melaporkan temuan tersebut kepada Ketua RT setempat. Laporan itu selanjutnya diteruskan kepada Bhabinkamtibmas Polsek Buahbatu untuk memastikan kondisi dan keamanan benda tersebut.

Petugas kepolisian kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan. Kapolsek Buahbatu, Kompol Rezky Kurniawan, S.I.P., bersama personel terkait turut mengecek langsung lokasi penemuan.

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim penjinak bahan peledak (Gegana), benda tersebut dipastikan merupakan granat model lama yang masih dalam kondisi aktif.

Untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, petugas kemudian mengamankan dan memindahkan granat tersebut ke lokasi yang jauh dari permukiman warga. Proses disposal atau pemusnahan dilakukan di area persawahan yang dinilai aman dan jauh dari aktivitas masyarakat.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari prosedur keselamatan untuk memastikan benda berbahaya tersebut tidak lagi menimbulkan ancaman bagi warga di sekitar Kali Cidurian.

Kapolsek Buahbatu, Kompol Rezky Kurniawan, S.I.P., mengimbau masyarakat agar tidak menyentuh, memindahkan, ataupun mencoba membuka benda yang dicurigai sebagai granat atau bahan peledak apabila menemukannya.

“Apabila masyarakat menemukan benda yang diduga granat atau benda berbahaya lainnya, segera laporkan kepada pihak kepolisian terdekat dan jangan melakukan tindakan sendiri,” imbaunya.

Kepolisian juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika menemukan benda asing atau mencurigakan di sungai, lahan kosong, persawahan maupun lokasi lainnya.

Penanganan oleh petugas yang memiliki kompetensi dan peralatan khusus diperlukan untuk mencegah risiko ledakan maupun korban akibat kesalahan dalam menangani benda yang diduga sebagai bahan peledak.***

(Wawat S)

 

banner 336x280