Pangandaran, inakor.id – Komite OSIS Nasional Indonesia menggelar Festival Desa OSIS Berdaya di Desa Wonoharjo, Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Minggu (6/9/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di Jalan Raya Prembun, RT 02/RW 12, Dusun Wonoharjo tersebut diisi dengan berbagai kegiatan sosial dan hiburan untuk masyarakat. Di antaranya senam bersama, pemeriksaan kesehatan gratis, santunan dan pembagian sembako, pembagian Iqro dan Al-Qur’an, sosialisasi pengelolaan sampah, makan gratis, hingga hiburan bagi warga.
Kegiatan tersebut juga dihadiri Direktur Bank Sampah Induk Sahate Kabupaten Pangandaran, Rian Hidayat dan Anggota DPRD Kabupaten Pangandaran, Supratman.
Ketua Umum DPP Komite OSIS Nasional, Ahmad Wahyu Saputra, mengatakan Festival Desa OSIS Berdaya merupakan bagian dari upaya menghadirkan kegiatan OSIS yang tidak hanya berorientasi pada lingkungan sekolah, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Tujuan kegiatan ini ingin memberikan kebermanfaatan kepada masyarakat. Kami ingin peran pembina dan pengurus OSIS benar-benar terasa di lingkungan masyarakat, bukan hanya di lingkungan sekolah,” ujar Ahmad.

Menurutnya, rangkaian kegiatan juga menyasar anak yatim, piatu, dhuafa, lansia, jompo serta masyarakat yang berhak menerima zakat, infak dan sedekah.
Direktur Bank Sampah Induk Sahate Kabupaten Pangandaran, Rian Hidayat, menilai Festival Desa OSIS Berdaya merupakan kegiatan positif yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Ia pun memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memberikan edukasi mengenai pentingnya pengelolaan sampah dari lingkungan rumah tangga.
“Ini acara yang sangat positif dan berdampak untuk masyarakat. Di sela kegiatan, kami dari Bank Sampah Induk Sahate Kabupaten Pangandaran memberikan edukasi terkait pentingnya memilah sampah sejak dari rumah. Sampah yang sudah dipisahkan kemudian bisa ditabungkan ke bank sampah,” ujar Rian.
Menurutnya, kebiasaan memilah sampah dari rumah merupakan langkah sederhana yang dapat memberikan dampak besar apabila dilakukan secara konsisten oleh masyarakat.
“Semoga langkah kecil ini bisa memberikan dampak dan menjadi wujud kepedulian masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan,” katanya.
Anggota DPRD Kabupaten Pangandaran, Supratman, turut mengapresiasi kegiatan sosial yang digelar Komite OSIS Nasional. Ia menilai kegiatan tersebut memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Saya mengapresiasi kegiatan sosial yang dilakukan oleh Komite OSIS Nasional yang diketuai oleh Bapak Ahmad Wahyu. Kegiatan tersebut sangat bermanfaat bagi masyarakat, di antaranya pembagian sembako dan Iqro, sosialisasi tentang pengelolaan sampah, serta kegiatan senam bersama bagi ibu-ibu,” ujar Supratman.
Ia berharap kegiatan sosial yang melibatkan masyarakat secara langsung tersebut dapat terus dilakukan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi warga Pangandaran.
Festival Desa OSIS Berdaya di Pangandaran merupakan kegiatan ke-18 yang digelar Komite OSIS Nasional Indonesia. Sebelumnya, kegiatan serupa juga telah dilaksanakan di sejumlah daerah, termasuk Provinsi Nusa Tenggara Barat dan Sulawesi Selatan.
Ahmad menjelaskan, pembiayaan kegiatan berasal dari dukungan pribadi dan anggaran organisasi yang dikelola bersama melalui Komite OSIS Nasional Indonesia dalam program OSIS Care atau OSIS Peduli.
“Anggarannya bersumber dari anggaran pribadi dan organisasi yang dikelola bersama melalui Komite OSIS Nasional Indonesia dalam program OSIS Care atau OSIS Peduli,” ujarnya.

Program tersebut juga menghimpun zakat, infak dan sedekah dari jajaran pengurus Komite OSIS Nasional serta warga sekolah dan madrasah di berbagai daerah di Indonesia untuk kemudian disalurkan melalui kegiatan sosial.
Festival Desa OSIS Berdaya mengusung semangat kebersamaan dengan melibatkan masyarakat secara langsung. Kegiatan ini diharapkan menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi OSIS dan lingkungan pendidikan dalam membangun kepedulian sosial sekaligus kepedulian terhadap lingkungan di tengah masyarakat.***
(Agit/ Agus Giantoro)



Tinggalkan Balasan