CILEGON, Inakor.id, – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cilegon yang baru dilantik, Ahmad Setia Ade Putra, menegaskan komitmennya untuk menyatukan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon.
Hal tersebut disampaikan Ahmad Setia Ade Putra usai pelantikan di Rumah Dinas Wali Kota Cilegon, Senin (31/8/2026). Ia mengatakan, amanat utama yang diberikan Wali Kota Cilegon Robinsar adalah menjadikan Sekda sebagai motor penggerak sekaligus komando bagi seluruh ASN.

Menurutnya, seluruh pegawai harus bekerja secara kompak, tidak terkotak-kotak, dan bergerak dalam satu arah untuk menyukseskan program prioritas Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cilegon.

banner 336x280

“Pelayanan publik yang total menjadi kewajiban utama. Pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, baik yang tertuang dalam dokumen perencanaan maupun dinamika di lapangan, harus menjadi prioritas,” kata Ahmad.

Dalam waktu dekat, Pemkot Cilegon akan memfokuskan perhatian pada tiga isu strategis. Pertama, pembangunan dan infrastruktur, khususnya menuntaskan berbagai agenda sesuai target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Kedua, sektor sosial ekonomi, yang mencakup penanganan pengangguran dan pengentasan kemiskinan.

Ketiga, penguatan fiskal daerah guna meningkatkan kemampuan keuangan Pemkot Cilegon dalam membiayai berbagai program pembangunan.

Terkait keterbatasan anggaran dan realisasi pembangunan fisik dalam dua tahun terakhir, Ahmad menjelaskan kondisi tersebut tidak terlepas dari dinamika alokasi dana transfer dari pemerintah pusat.

Untuk mengatasinya, Pemkot Cilegon akan memaksimalkan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) ini Salah satu langkah yang dilakukan melalui Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) adalah memperketat serta mengoptimalkan pendataan wajib pajak dengan pendekatan yang lebih inovatif.

Azis optimistis upaya peningkatan penerimaan daerah tersebut mulai memberikan dampak pada APBD Perubahan 2026 dan semakin signifikan dalam penyusunan APBD 2027.

“Kita optimistis, dengan sinergi seluruh perangkat daerah dan dukungan masyarakat, penguatan fiskal daerah dapat dilakukan secara bertahap sehingga program prioritas pembangunan tetap berjalan,” ujarnya.

 

Redaksi : Inakor.id

Reporter : Ade Maftuhi

 

banner 336x280