Pangandaran, inakor.id — Bupati Pangandaran Citra Pitriyami menepis informasi yang menyebut anggaran rangkaian peringatan Hari Jadi atau Milangkala ke-14 Kabupaten Pangandaran mencapai Rp2 miliar.
Citra mengatakan, kondisi fiskal Pemerintah Kabupaten Pangandaran saat ini masih menghadapi defisit. Karena itu, penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) harus dilakukan secara hati-hati dan diprioritaskan untuk kebutuhan daerah.
“Kita sekarang kondisinya juga lagi defisit. Sekalipun ada uang, tidak mungkin juga saya menghabis-habiskan uang buat seremonial. Lebih baik dipakai bayar utang oleh saya, betul tidak? Dibanding hura-hura, tidak mungkin,” kata Citra kepada sejumlah wartawan, Senin (5/10/2026).
Menurut Citra, angka Rp2 miliar yang beredar di masyarakat bukan merupakan anggaran riil yang dialokasikan Pemkab Pangandaran untuk pelaksanaan Milangkala ke-14.
Ia menyebut, angka tersebut kemungkinan berkaitan dengan rancangan atau proposal awal kegiatan.
Citra menjelaskan, anggaran yang bersumber dari APBD melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) berada pada kisaran ratusan juta rupiah. Anggaran tersebut digunakan untuk sejumlah kegiatan yang berkaitan dengan kebudayaan, olahraga, keagamaan, serta pemberdayaan masyarakat.
Sejumlah kegiatan dalam rangkaian Milangkala di antaranya karnaval seni budaya, ronggeng amen, seni kuda lumping, perlombaan olahraga, kegiatan keagamaan, tabligh akbar, hingga lomba memasak kuliner khas Pangandaran, pindang gunung.
Selain menggunakan APBD, Pemkab Pangandaran juga menggandeng pihak ketiga untuk mendukung sejumlah kegiatan dalam rangkaian peringatan tersebut.
Salah satunya penampilan grup musik Letto yang, menurut Citra, tidak menggunakan anggaran APBD. Kegiatan tersebut didukung oleh sponsor, di antaranya Bank BJB dan Bank Indonesia.
“Kita juga ada sponsor. Jadi tidak semuanya dari APBD,” ujarnya.
Menurut Citra, keterlibatan pihak ketiga juga diharapkan memberikan dampak terhadap pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal selama rangkaian kegiatan Milangkala berlangsung.
Infaq Tidak untuk Biayai Milangkala
Citra juga memberikan penjelasan mengenai gerakan infaq serentak yang dikaitkan dengan momentum Milangkala ke-14 Kabupaten Pangandaran.
Ia menegaskan, dana infaq tersebut tidak digunakan untuk membiayai rangkaian kegiatan perayaan Milangkala.
Menurutnya, penghimpunan infaq dilakukan secara sukarela dan ditujukan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, termasuk fakir miskin dan anak yatim di Kabupaten Pangandaran.
Citra mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum diketahui sumber dan kebenarannya.
Ia menegaskan, pemerintah daerah tetap harus mempertimbangkan kondisi fiskal dalam setiap penggunaan anggaran, termasuk dengan memastikan APBD diarahkan pada kebutuhan yang menjadi prioritas masyarakat.
“Kalau kondisi kita seperti ini, yang paling penting bagaimana uang daerah digunakan untuk kebutuhan yang memang menjadi prioritas,” katanya.***
(Agit/ Agus Giantoro)
- #bupatipangandaran
- #citrapitriyami
- #IsuAnggaranMilangkalaRp2MiliarBeredar
- #JawaBarat
- #KabupatenPangandaran
- #milangkalakabupatenpangandaran
- #Milangkalake-14PangandaranHabiskanRp1
- #Pangandaran
- Ini Penjelasan Bupati Pangandaran Citra Pitriyami
- IniPenjelasanBupatiPangandaranCitraPitriyami
- Isu Anggaran Milangkala Rp2 Miliar Beredar



Tinggalkan Balasan