GOWA,INAKOR,ID – Laporan Dugaan Korupsi Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) SMP Negeri 1 Tinggimoncong yang dilaporkan oleh Lembaga Swadaya Masyarakat Independen Nasional Anti Korupsi (LSM INAKOR) Gowa berproses di Cabang Kejaksaan Negeri Malino.

‎Berdasarkan informasi yang dihimpun bahwa penyidik dari Cabang Kejaksaan Negeri Malino telah melakukan pengumpulan data dan informasi.

‎Saat dikonfirmasi penyidik Kacabjari Malino, Fahmi mengatakan
‎sementara lagi diproses laporannya dan segera panggil terlapor untuk diminta keterangannya.

‎Segera kami panggil terlapor untuk dimintai keterangan terkait laporan INAKOR untuk mengumpul data kemudian baru memanggil pihak pihak yang dianggap perlu dimintai keterangan,” tulis Fahmi saat di konfirmasi Rabu, 28 Januari 2026.

‎Sementara Nurdin, S.IP selaku Direktur Investigasi INAKOR Gowa berharap penanganan kasus ini membuka mata semua pihak tentang perlunya pengawasan yang lebih ketat dan efektif terhadap pengelolaan Dana BOS di tingkat sekolah maupun daerah termasuk perbaikan sistem pelaporan dan audit.

‎Perbaikan Tata Kelola Kasus korupsi Dana BOS harus menjadi momentum untuk perbaikan sistem tata kelola pendidikan secara keseluruhan, memastikan alokasi dan penggunaan dana tepat sasaran dan sesuai, ” jelas Nurdin.

‎”Kami tetap konsisten dalam mengawal transparansi dan akuntabilitas anggaran, terutama di sektor pendidikan di kabupaten Gowa yang seharusnya menjadi ruang untuk mencerdaskan bangsa, bukan ladang korupsi untuk oknum-oknum, ” cetus Nurdin.

‎Oleh karena itu, pemberantasan korupsi dana BOS harus menjadi prioritas utama pemerintah. Tidak hanya penegakan hukum yang tegas, tetapi juga perlu dilakukan perbaikan sistem pengelolaan dana BOS agar lebih transparan dan akuntabel. Pengawasan dari masyarakat juga sangat penting untuk memastikan dana BOS benar-benar digunakan sesuai peruntukannya.

‎”Kita semua memiliki tanggung jawab untuk melindungi masa depan generasi muda Indonesia. Jangan biarkan korupsi dana BOS merampas hak mereka untuk mendapatkan pendidikan yang berkualitas. Mari bersama-sama mengawal dana BOS agar benar-benar menjadi investasi bagi masa depan bangsa,” tutup Nurdin.

Team Mnji

banner 336x280