Pangandaran, inakor.id — Prestasi membanggakan diraih oleh Rasya Arfabian Shaarim, siswa Kelas B TK Cendekia An Nafii, Kalipucang, Kabupaten Pangandaran. Di usianya yang masih dini, Rasya berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan meraih Juara Terbaik ke-3 dalam lomba membatik tingkat Provinsi Jawa Barat.

Sebelumnya, Rasya juga sukses meraih Juara 1 pada lomba membatik tingkat Kabupaten Pangandaran, yang mengantarkannya melaju ke tingkat provinsi.

banner 336x280

Lomba membatik tersebut diselenggarakan oleh Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) PGRI Kabupaten Pangandaran bekerja sama dengan IGTKI Provinsi Jawa Barat. Kegiatan ini merupakan rangkaian perlombaan yang dimulai sejak peringatan Hari Batik Nasional 2025, dan menjadi wadah penting dalam mengembangkan kreativitas anak usia dini, khususnya dalam bidang seni dan budaya.

Dalam proses penilaian tingkat provinsi, karya peserta terlebih dahulu dikirim ke Bandung untuk dinilai oleh dewan juri. Hasil penjurian kemudian diumumkan pada saat kegiatan Workshop Gerak dan Lagu yang digelar di GOR H. Yos Rosbi, Pangandaran, Rabu (29/4/2026).

Kepala TK Cendekia An Nafii, Euis Puji Setiawati, mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian yang diraih oleh Rasya. Ia menyebut keberhasilan tersebut merupakan hasil dari proses pembelajaran yang konsisten, serta dukungan penuh dari orang tua.

“Alhamdulillah, kami sangat bangga atas prestasi yang diraih Rasya. Kegiatan membatik ini bukan hanya soal hasil, tetapi juga proses yang mampu melatih kesabaran, kedisiplinan, ketepatan, serta tanggung jawab anak. Selain itu, juga sangat baik untuk melatih motorik halus mereka,” ujar Euis melalui pesan WhatsApp, Jumat (1/5/2026).

Sementara itu, orang tua Rasya, Rani Ambarwati, turut menyampaikan rasa syukur dan haru atas pencapaian putranya. Ia mengaku tidak menyangka Rasya mampu meraih prestasi hingga tingkat provinsi di usia yang masih sangat muda.

“MasyaAllah, kami sangat bersyukur atas pencapaian Rasya. Ini menjadi kebanggaan bagi keluarga dan sekolah. Kami berharap ini menjadi langkah awal untuk keberhasilan berikutnya. Yang terpenting, Rasya tetap rendah hati dan terus semangat belajar,” ungkapnya.

Prestasi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi anak-anak lainnya untuk terus mengembangkan potensi sejak usia dini, sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap seni budaya lokal seperti membatik.**

 

(AW/ AG) 

banner 336x280